Bupati Buleleng Anjurkan PDAM Lakukan Langkah Penanaman Pohon Diareal Jalan Sorhcurt

IMG 20220726 WA0078

Singaraja, Faktapers.id– Jelang akhir jabatan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana selaku Kuasa Pemilik Modal datangi Perumda Tirta Hita(PDAM) Buleleng.

Kedatangan Bupati diruang rapat didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng Gede Suyasa selaku Ketua Dewan Pengawas Pemilik Modal Tahunan Perumda Tirta Hita tahun buku 2021 Selasa, (26/7).

Dalam.pembahasan pengesahan laporan evaluasi kinerja pencapaian tahun buku 2021. Bupati Buleleng mengharapkan Perumda Tirta Hita terus memberikan peningkatan kuantitas, kualitas, kontinuitas pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjadi perusahaan daerah yang berfungsi sosial. Rapat dilanjutkan pengesahan dan persetujuan Laporan Tahunan Direksi dan Dewan Pengawas, serta pengesahan perhitungan Laba Rugi dan Neraca Tahun Buku 2021.

Agus Surdanyana usai rapat kepada awak media mengungkapkan,

“Laba sedikit dari 20 ke 21 akibat penyambungan spam baru yang tidak jadi. Kemudian ada belanja modal yang dipakai untuk mendukung penambahan spam, artinya tidak rugi namun pindah posisi. Secara keseluruhan kalau kita lihat dari laporan keuangan di Laba PDAM Buleleng masih luar biasa, kalau yang sifatkanya pelayanan kesadaran masyarakat Buleleng sangat bagus, tapi kalau sebaliknya hubunganya akan kesana. Saya tambahkan dengan dibangungnya jalan sorhcurt Singaraja- Manguwitani banyak lahan yang dipotong bisa tidak PDAM kedepan sebagian CSRnya biar riil menangani sehingga berposes kedepan mendapatkan Kalpataru terhadap perusahaanya sendiri. Dan harus berani berinvestasi kalau bisnis pelayananya menguntungkan,”papar Agus Suradnyana.

Sementara Dirut PT Perumda Tirta Hita Buleleng (PDAM) Made Lestariana mengungkapkan,

“Kita harapkan kedepan dengan perfomen dan bisa berinovasi, berinvestasi membangun invrastruktur untuk meningkatkan pelayanan dengan kajian matang. Dan tentu tidak serta merta mengandalkan penyertaan modal dari pemerintah daerah, dan tentu harus berani melakukan terobosan sehubungan dengan pembangunan sorhcurt dan ada banyak lahan yang terpotong. Kita diminta untuk melakukan langkah yang mungkin bisa dari sisi ekonomi perusahan untuk pembangunan penanaman pohon. Dan ini hal yang sangat positif seperti yang diarahkan agar CSR yang ada diarahkan keberlanjutan lingkungan seperti kata KPN untuk menanam pohon yang dapat menangkap air,”jelas Lestariana *ds*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *