Bali  

Turnamen Open Putra Remaja Cup 2022 Gerokgak Ricuh Antar Suporter Adu Jotos Diakhir Pertandingan

IMG 20221112 WA0021 1

Singaraja, Faktapres.id – Situasi kondusif tak terjaga saat Kapolres Buleleng AKBP Made Dhanuardana meminta agar di masing-masing wilayah untuk bisa menjaga dan mengkondusifitas jelang selama pelaksanaan G20. Malah Turnamen sepak bola Open Putra Remaja Cup 2022 antar club yang diselenggarakan di lapangan Tarkam Desa Pemuteran Kecamatan Gerokgak Jumat (11/11) pukul 16.30 wita oleh tuan rumah Club Putra Remaja berakhir ricuh atas ulah oknum suporter yang tidak puas hasil pertandingan hingga terjadi baku hantam ditengah lapangan.

Pertandingan cukup seru sorakan penonton yang berjumlah ratusan mewarnai permainan sepak bola tersebut, dua tim beradu semakin panas antara tim Doller Fc dan Aregabor Fc. Tim Doller Fc Desa Sumberklampok mengakhiri pertandingan dengan score 0, sedangkan Aregabar Fc Pejarakan 8. Pertandingan yang cukup seru dipimpin wasit Nurdin dari Celukan Bawang dengan dua hakim garis. Ketika pertandingan di pukul 18.01 wita berakhir, suporter diduga terprovokasi langsung masuk kelapangan dan terjadi keributan dengan baku hantam yang diawali oleh suporter dan pemain sehingga diikuti oleh superter lainya memasuki lapangan setempat

Kini situasi antar pemuda di Pejarakan dan Sumberklampok mulai memanas, informasi Faktapres.id yang diperoleh dari lapangan menyebutkan, saat ini situasi merembet saling cegat antar anak muda. Bahkan pemilik lahan lapangan mengancam akan mencabut tiang gawang dan pagar karena menggunakan lahan garapan tanpa izin serta di minta agar polisi Polsek Gerokgak menghentikan tarkam agar perselisihan tidak semakin meluas.

Salah satu penonton yang enggan disebut namanya dan berhasil dikorek keteranganya menyebutkan, “Aregobar fc Pejarakan menang 8-0 melawan Doller Fc Sumberklampok. Gesekan –gesekan pada 2 menit sebelum berkhir babak ke 2, salah satu penonton masuk kelapangan dan diikuti penonton lainya menyerang salah satu pemain dan keributan semakin memanas. Salah satu penonton terprovokasi sehingga terjadi hal itu, situasi ini harus diredam oleh kepolisian apalagi jelang G20 disamping itu kunjungan wisata disini mulai ramai itu harapan saya,”jelas warga.

Para suporter dari info dilapangan telah dipanggil oleh pihak kepolisian Polsek Gerokgak dan beberapa diamankan untuk diminta keteranganya.

Kabag Ops Polres Buleleng Gusti Alit Putra dikonfirmasi Sabtu (12/11) masi belum bisa memberikan keterangan lebih banyak terkait keributan antar suporter dalam permainan sepak bola di wilayah Pemuteran, “Baru kami dapat konfirmasi dari Kapolsek Gerokgak, masih dilakukan pendelaman hari ini (ds)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *