Bali  

Pasang Jaring Perangkap Ikan di Bendungan Titab-Ularan Satu Warga Pupuan Belum Ditemukan

IMG 20221201 WA0004 1

Singaraja, Faktapers.id – Bendungan Titab Ularan yang berbatasan dua Kecamatan antara Seririt dan Busungbiu, Buleleng kembali makan korban. Tepat TKPnya di Banjar Dinas Tengah Desa Busungbiu.

Dua orang warga diantaranya Putu Arta Wiguna (13) asal Desa Bantiran Kecamatan Pupuan /Tabanan, berhasil selamat kendati dilarikan keluarga ke Puskesmas Busungbiu 1 dan Kadek Rangga (13) pelajar SMP asal Desa Bantiran masih belum ditemukan keberadaanya kendati sampai larut malam keluarga dan petugas melakukan pencarian disekitar Bendungan.

Kronologis berawal Kamis (1/12) pukul 17.00 wita, kedua korban berangkat dari Desa Bantiran menuju Bendungan Titab dengan tujuan memasang jaring ikan. Sampai di TKP sekitar pukul 14. 30 wita kedua korban mulai memasang jaring ikan di hulu Bendungan tersebut. Pukul 17.00 wita diduga hendak menarik jarin keduanya malah terseret arus sungai bersama jaring yang merka pasang, 1 korban atas nama Putu Arta Wiguna sempat tenggelam namun berhasil menyelamatkan diri. Sedangkan korban Kadek Rangga hendak diselamatkan oleh Wiguna dengan cara menarik jaring ikan namun tidak berdaya sehingga Rangga hilang begitu saja.

IMG 20221201 WA0003

Pencarian pun dilakukan oleh seluruh warga sekitar Bendungan bersama aparat Polsek Busungbiu , Basarnas hingga waktu pukul 18.30 wita sayang masih belum ditemukan korban sedangkan keluarga kini menggunakan sampan dan jenset berisi lampu penerang dipusaran bendungan Titab –Ularan.

Kapolsek Busungbiu AKP Ketut Wisnaya ketikan di TKP dikonfirmasi awak media Faktapers.id mengungkapkan, “Situasi masih tahap pencarian baik warga, personil, satpam, Basarnas dan keluarga. 1 korban berhasil selamat dan 1 masih dalam pencarian dengan menyisir Bendungan. Astungkara korban hari ini bisa ditemukan,”jelas AKP Wisnaya (ds)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *