DaerahBali

Melasti, Perayaan Nyepi Caka 1945 Polsek Kuta Berikan Kenyamanan masyarakat

×

Melasti, Perayaan Nyepi Caka 1945 Polsek Kuta Berikan Kenyamanan masyarakat

Sebarkan artikel ini

Denpasar.Faktapers.id -Ritual Melasti rangkaian Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1945 yang umat Hindu laksanakan sejak tanggal (18,19,20/3/2023) tentu akan menjadi kebanggaan,pasalnya tahun lalu dibentur covid 19.

Seperti pelaksanan Melasti Nyepi dikawasan Pantai Kuta Badung, Minggu (19/03/2023) sore oleh kerama umat Hindu berjalan aman dan lancar. Bahkan personil Polsek Kuta, memantau di beberapa titik seperti di Pantai kuta, Legian, Double Six,Seminyak, Kelan dan Kedonganan.

Pengamanan langsung Kapolsek Kuta Kompol Yogie Pramagita, S.H., S.I.K., M.H., turun melakukan monitoring. Sloga Polisi dengan tema “Dados Bhayangkara Sane Mawiguna” tentu akan menjadi penilaian positif dimata masyarakat hadirnya polisi memberikan rasa nyaman, aman mana kala masyarakat luas menggelar upacara.

Kapolsek Kuta Kompol Yogie Pramagita, kepada Fakta media terhadap pengamanan ritual melasti dan perayaan nyepi, pengerupukan yang identik dengan arak-arakan ogoh-ogoh dimasing-masing desa yang akan digelar serentak tertanggal 21/3/2023 serti puncak Nyepi 22/3/2023.

“Kita lihat antusias masyarakat dalam melaksanakan persiapan Nyepi kali ini cukup tinggi, dan ini tentu merupakan kewajiban Polri hadir ditengah mereka. Begitu juga nanti perayaan ogoh-ogoh kita sangat berharap para pemuda secara santun jangan sampai terjadi gesekan antar warga,”papar Kompol Yogie.

Lanjut mantan Kasat Reskrim Polres Buleleng ini, terhadap pelaksanaan catur berata Nyepi yang jatuh (22/3), personil Polsek Kuta tetap terlibat dan bersinergi bersama Pecalang, Linmas desa dan Kelurahan,

“Untuk pelaksanaan Catur Berata Nyepi, kita Polisi akan tetap hadir membantu tugas pecalang, sehingga pelaksanaan Nyepi di Bali betul-betul aman, terhadap pelanggaran yang nanti dilakukan masyarakat karena berkaitan adat kita serahkan kemasing-masing pecalang maupun pengurus desa adat keculai terjadi pelanggaran tindak pidana,”terang Kompol Yogie Pramagita

(ds)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *