Jakarta, Faktapers.id – Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyiapkan 152 perusahaan otto bus dengan jumlah 2300 bus yang beroperasi di DKI Jakarta untuk melayani pemudik ke pulau Jawa Sumatera dan Bali, hal itu bertujuan guna mengantisipasi lonjakan penumpang pada arus mudik lebaran idul fitri 1444 tahun 2023.
Hal itu diungkapkan Syafrin Lupito Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta didampingi Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnain, Kabag Ops Sudin Perhubungan Jakarta Barat Afandi Novrizal, Kepala UPT Terminal Samsul, dan Kanit Lantas Arif R Hakim serta Kapospol Terminal Aiptu Sugiran saat meninjau persiapan terminal Kalideres dalam menghadapi mudik 2023.
Syafrin mengatakan, saat ini pihaknya bersama dengan pihak Kementerian Perhubungan dan badan pengelola transportasi untuk wilayah Jabodetabek terus melakukan persiapan terkait inspeksi keselamatan sarana dalam hal Ram Chek baik di pool ataupun di terminal.Sehingga kita bisa memahami berapa banyak kendaraan yang siap di dioperasionalkan.
“Paralel dengan itu kami juga sudah melakukan koordinasi dengan beberapa perusaan oto bus yang siap untuk menyediakan bus bantuan.Ada beberapa perusahan yang sudah menyatakan siap menyediakan dan tentunya akan terus bertambah.Dan saat ini sudah ada sekitar 170 bus bantuan yang sudah siap,” kata Syafrin Lupito, Selasa (28/3/2023).
Pihaknya menjelaskan, dengan adanya tambahan cuti bersama yang semula tanggal 20 dan kemaren berdasarkan rapat terbatas yang di pimpin presiden dan sudah diumumkan oleh pak menteri perhubungan maka cuti bersama ditambah mulai tanggal 19 maka kita proyeksikan puncak arus mudik akan bergeser diperkirakan agak panjang dan merata
“Sebagian akan mudik pada Sabtu dan minggu, Sementara untuk pegawai negeri yang tidak mengambil cuti dipastikan mereka dipastikan pada tanggal 18-19 akan terjadi puncaknya arus mudik karena ada tambahan cuti bersama tadi,” jelasnya.
Syafrin menyebut, Untuk Terminal Kalideres saat ini jajaran UP Terminal dan kepala terminal terus berupaya menyiapkan sarana pendukung diantaranya tempat istirahat pengemudi dan lokasi pemeriksa kesehatan dan pengecekan kesehatan pengemudi.
“Untuk terminal Kalideres ini perlu ada tambahan ruang tunggu penumpang,karena biasanya pada masa angkutan mudik lebaran penumpang begitu banyak yang datang ke terminal mereka perlu untuk istirahat sebelum melakukan perjalanan ke tujuannya masing – masing,” ujar syafrin.
(ibeng)