Headline

Panglima Yudo: TNI Bukan Dwifungsi Lagi, tapi Multifungsi, dari Gempa hingga Covid-19

×

Panglima Yudo: TNI Bukan Dwifungsi Lagi, tapi Multifungsi, dari Gempa hingga Covid-19

Sebarkan artikel ini

Faktapers.id ~ Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengatakan, bukan zamannya lagi TNI dwifungsi seperti era Orde Baru, melainkan TNI sekarang multifungsi. Hal itu dikatakan Panglima Yudo kepada jajaran yang melaksanakan korp raport kenaikan pangkat (kenkat) di Aula Gatot Soebroto, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (15/6/2023).

“TNI bukan dwifungsi lagi. Sekarang ini sudah multifungsi, mulai dari gempa, bahkan sampai menahan hujan. TNI sudah jadi dukun hujan,” kata Yudo, dikutip dari siaran pers Puspen TNI, Senin (19/6/2023). Jika terjadi hujan atau banjir, sebut Yudo, TNI berkali-kali diminta tolong untuk membantu.

“Ayo nek (jika) ada hujan deras ataupun kabut siapa yang bisa disambati (dimintai tolong)? Berkali-kali banjir yang disambati sopo (dimintai tolong siapa), Pak? TNI, enggak ada lagi,” ucap Yudo.

“Begitu kekeringan, pengin hujan sopo sing disambati (siapa yang bisa dimintai tolong)? Itu saya buktikan kemarin. Waktu Pam (pengamanan) di Labuan Bajo (KTT ASEAN) sampai dikirim 20 ton garam, 10 ton pertama kurang, tambah lagi 20 ton. ‘Tolong Bapak Panglima, tolong Bapak Panglima’,” kata Yudo.

Tidak hanya sampai di situ, lanjut Yudo, TNI juga membantu penanganan Covid-19. Ia kemudian mencontohkan TNI membantu berdirinya Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet.

“Covid-19 sopo sing disambati (siapa yang bisa dimintai tolong)?, ya TNI. Sopo sing wani (siapa yang berani) menyelesaikan di Natuna? Sopo sing wani (siapa yang berani) menyelesaikan Wisma Atlet? Ya TNI,” kata Yudo.

“Gempa, sopo sing berani (siapa yang berani) nembus pertama di Palu, waktu itu di mana saja gempa, sampai selesainya gempa, sopo sing disambati (siapa yang dimintai tolong)? Ya TNI,” ucap Panglima.

Apabila ada pihak-pihak yang khawatir TNI kembali ke dwifungsi, Yudo meminta anak buahnya agar tidak takut menjawab.

“Jadi yen (bila) ditanya dwifungsi, enggak usah takut. Jawab saja sekarang TNI ini bukan dwifungsi, tapi multifungsi,” kata Yudo.

Panglima Yudo juga mengajak para prajurit untuk terus membangun TNI. “TNI harus lebih maju dari kita saat ini, harus bertahan bahwa TNI memiliki kepercayaan masyarakat yang sangat tinggi karena memang inilah tugasnya TNI,” kata dia. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *