DaerahJawa

Anggota DPRD Jateng, Anton Lami Gelar Sosialisasi Optimalisasi Pangan Lokal Cegah Stunting

×

Anggota DPRD Jateng, Anton Lami Gelar Sosialisasi Optimalisasi Pangan Lokal Cegah Stunting

Sebarkan artikel ini
Diseminasi Inovasi Teknologi yang mengangkat tema Inovasi Pangan Berbasis Lokal, bertempat di Gedung Kuning, Perak Sangkal, Desa Jonggrangan, Kecamatan Klaten Utara, pada Kamis (20/6/2024).

Klaten, faktapers.id – Ratusan peserta mengikuti Diseminasi Inovasi Teknologi yang mengangkat tema Inovasi Pangan Berbasis Lokal, bertempat di Gedung Kuning, Perak Sangkal, Desa Jonggrangan, Kecamatan Klaten Utara, pada Kamis (20/6/2024).

Kegiatan diseminasi ini diselenggarakan atas kerjasama dengan Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah bersama dengan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Jawa Tengah.

Nara sumber diantaranya Anton Lami Suhadi, Umar Utoyo dari Komisi E DPRD Propinsi Jawa Tengah dan Ike Sulistyowati, pakar gizi dan salah satu pemenang lomba krenova. Kegiatan ini dibuka sekretaris BRIDA Jateng, Tri Yuni Atmojo.

“Kegiatan ini sebagai bentuk tugas kami selaku legislative menyampaikan program-program yang ada di eksekutif. Kita sampaikan kepada masyarakat khususnya di daerah pemilihan saya, di Klaten, Sukoharjo dan Surakarta yang merupakan Dapil 7, Jawa Tengah,” kata Anggota Komisi E DPRD Jateng, Anton Lami Suhadi.

Dalam diseminasi ini menurut Anton, mengangkat tema inovasi pangan berbasis lokal menyampaikan hasil inovasi kaitannya dengan pencegahan stunting karena saat ini masalah tersebut masih menjadi isu nasional termasuk di Pemprov Jateng.

“Kami mengangkat inovasi pangan berbasis lokal karena di Klaten angka stuntingnya masih cukup tinggi, dengan hasil inovasi makanan berbasis lokal harapannya menjadi referensi baru masyarakat untuk menekan angka stunting juga dampak kemiskinan ekstrim lainnya,” ucapnya.

Sekretaris BRIDA Jateng, Tri Yuni Atmojo dalam kesempatan tersebut mengungkapkan BRIDA (Badan Riset dan Inovasi Daerah) adalah sebuah lembaga Perangkat Daerah yang didirikan dengan tujuan melaksanakan fungsi penunjang penelitian, mendorong pengembangan dan penerapan teknologi, peningkatan daya saing dan pembangunan berkelanjutan di tingkat daerah Provinsi Jawa Tengah.

“Nah salah satu hasil inovasi kaitannya dengan produk pangan lokal hari ini kita sampaikan ke masyarakat agar dapat diketahui dan diterapkan kaitannya dengan pencegahan stunting dan gerakan masyarakat hidup sehat,” ujarnya.

(Madi)