Headline

Pemdes Sumberkima Inginkan Pemerintah Bali Berikan Hak Kelola Pulau Gili Putih Ke Adat

721
×

Pemdes Sumberkima Inginkan Pemerintah Bali Berikan Hak Kelola Pulau Gili Putih Ke Adat

Sebarkan artikel ini

Singaraja, Faktaperd.id – Owner PT Urban Air kunjungi pulau Gili Putih desa Sumberkima Kecamatan Gerokgak Bali dengan menggunakan pesawat Helikopter dan mendarat di pesisir desa setempat.

Pihak Owner PT Urban Air , Maharani Kemala disebut Crazy Rich Bali Pengusaha Sewa Helikopter Langganan Para Artis disambut para pengelola pesisir Gili Putih yang merupakan kawasan pulau wisata berpasir putih halus.selain disambut Pokmaswas juga dihadiri Kepala Desa Sumberkima Nengah Wirta Minggu (4/7) pukul 10.00 Wita. Kendati hanya sepintas melakukan pemantauan dan pengambilan dokumen di wilayah pulau Gili Putih yang nantinya akan dijadikan obyek wisata terindah.

Sayang wilayah Gili Putih merupakan ranah provinsi Bali dalam pengelolaan kawasan laut, namun para Pokmaswas dan desa adat akan berjuang ke provinsi Bali memohon kawasan tersebut hak dalam pengelolaanya diberikan kepada adat setempat sepenuhnya, sehingga pulau tersebut tidak terbengkalain dalam keindahan.

Kades Sumberkima Nengah Wirta kepada awak media mengungkap kunjungan pihak owner ke pulau Gili Putih melihat dan mengambil gambar Pulau Gili Putih yang nantinya akan di bahas di Denpasar, bila mana nanti itu masuk sebagai obyek wisata kedepannya aka nada kerjasama dengan desa.

Melihat potensi Gili Putih yang sangat menjanjikan bagi masyarakat Sumberkima dan para pengusaha mulai melirik kawasan tersebut , Kades Nengah Wirta menjelaskan,

“Kalau ada yang mau investasi di wilayah Sumberkima kita sih welocome saja sehingga dapat membangun akomodasi pariwisata dan menyerap tenaga kerja local dan dapat memberikan kontribusi terhadap desa,”ujarnya .

Kendala yang kini dihadapi, pasalnya kawasan laut hak pengelolanya ada di provinsi Bali.

“Tetapi mengenai pengembangan pulau Gili Putih kita maunya dari desa biar diberikan hak pengelolanya oleh pemerintah provinsi dalam hal ini Diskanla, nanti solusinya seperti apa biar desa mendapatkan hak itu. Kita yang bias lakukan selama ini menjual jasa keindahan panorama dari Gili Putih,” jelas Kades Wirta.

Langkah kedepan yang diambil melihat potensi Gili Putih menjanjikan dan belakangan ini banyak diminati para wisatawan, dan bahkan terkesan provinsi membiarkan potensi yang ada di kawasan tersebut bandingkan kawasan di Bali Selatan.

“Kalu sudah dapat hak kelola dari provinsi pasti lebih gampang mengkomonikasikan dengan desa adat, dinas maupun kelompok-kelompok yang di bentuk desa , seperti Pokdarwis, Bumdes. Kita memiliki rencana yang besar namun hak kelola belum kita dapatkan ini yang membuat kita sulit mengembangkan, kita sangat berharap pemerintah Bali bias memfasilitasi kami baik di desa dinas maupun adat sehingga mendapat manfaat yang lebih khususnya masyarakat Sumberkima,” papar Kades Nengah Wirta. Des

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *