NasionalOlahraga

Kabar Hangat Rumor Pergantian Pelatih Muncul di Tengah Performa Timnas Indonesia

119
×

Kabar Hangat Rumor Pergantian Pelatih Muncul di Tengah Performa Timnas Indonesia

Sebarkan artikel ini
(ki-ka) Shin Tae-yong (STY) dan Louis van Gaal, pelatih legendaris asal Belanda.

Jakarta, faktapers.id  – Kerja sama antara PSSI dan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, sedang disorot setelah munculnya kabar yang menyebutkan bahwa kontrak pelatih asal Korea Selatan tersebut telah berakhir. Rumor tersebut pertama kali terungkap melalui unggahan anggota Exco PSSI, Khairul Anwar, yang memposting pesan ucapan terima kasih kepada Shin Tae-yong atas kontribusinya selama ini.

“Terima kasih STY atas kebersamaannya selama ini, kamu tetap menjadi bagian sejarah transformasi sepak bola Indonesia,” tulis Khairul dalam akun media sosialnya @kairulanwar_1, yang dengan cepat menyebar ke platform lain. Namun, hingga saat ini, PSSI belum memberikan pernyataan resmi terkait kebenaran kabar tersebut, meninggalkan banyak tanda tanya mengenai nasib pelatih yang telah mendampingi Tim Garuda selama beberapa tahun terakhir.

Reaksi Nova Arianto: Tidak Ada Pembahasan Resmi

Menanggapi rumor tersebut, asisten pelatih Timnas Indonesia, Nova Arianto, dilansir ANTARA (5/1/2024) menyatakan bahwa hingga kini tidak ada pembahasan internal terkait pergantian pelatih.

“Saya jujur enggak tahu,” ujarnya dengan tegas, saat ditanya mengenai isu penggantian Shin Tae-yong. “Kalau di internal tim, tidak ada pembahasan apa pun terkait hal tersebut,” ucapnya, Sebagai pelatih Timnas U-17, Nova juga menghindari spekulasi lebih lanjut mengenai langkah PSSI terkait masa depan Shin Tae-yong.

Media Italia Sebut Erick Thohir Pertimbangkan Pelatih Eropa

Kabar mengenai pergantian pelatih semakin menguat setelah laporan dari media Italia, Tuttosport. Dalam artikelnya yang diterbitkan pada 30 Desember 2024, media tersebut mengklaim bahwa Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, tengah mempertimbangkan pelatih asal Eropa sebagai pengganti Shin Tae-yong, dengan alasan strategi fisik dan kecepatan yang diterapkan oleh pelatih asal Korea Selatan tersebut dinilai tidak lagi sesuai dengan karakter permainan Timnas Indonesia yang semakin banyak dihuni pemain dari liga Eropa.

Media Italia tersebut juga menyebut bahwa PSSI ingin membawa pelatih baru untuk mempersiapkan tim menghadapi dua laga penting putaran ketiga
kualifikasi Piala Dunia 2026.

[]