oleh

Musim Durian, Warga Klaten Makan Gratis

Klaten, faktapers.id – Gelaran pesta makan durian yang diselenggarakan di Lapangan Desa Randulanang, Kecamatan Jatinom dipadati ribuan pengunjung. Mereka berbondong-bondong datang sejak Rabu (6/2/19) pagi untuk dapat menikmati durian secara gratis.

Pesta kali ini berbeda dengan sebelumnya, panitia telah menyiapkan 5.332 lebih pack durian dari 1.700 buah dengan setiap packingnya berisi empat hingga lima pogge durian dan pengunjung diberikan kupon lalu ditukarkan.

Dikatakan camat Jatinom, Sip Anwar, kegiatan tersebut merupakan telah diselenggarakan yang kelima kalinya. Panitia membagikan 1.700 buah durian dan demi ketertiban pembagian buah durian, panitia membelah ribuan durian tersebut lalu dipacking menjadi 5.332 packing plastik mika dan setiap packing berisi empat sampai lima pongge durian.

“buah durian selama satu tahun berbuah dua kali yakni pada bulan Januari dan Februari serta bulan Oktober dan November. Adapun mekanisme pembagian buah durian adalah pengunjung yang mendapat pembagian kupon, sehingga pembagian buah durian yang sudah dipacking plastik mika dapat lancar,” ucap Anwar.

Ditambahkan Anwar, pesta buah durian diadakan dengan tujuan untuk memperkenalkan potensi buah durian di Jatinom karena semua warga di pekarangannya banyak ditanami buah durian. Pada festival durian ini panitia juga mengundang sebanyak 70 pedagang durian yang berjualan di sekitar Lapangan Randulanang. Harapannya, festival durian ini sebagai perangsang saja, sehingga jika warga yang tidak mendapat pembagian buah durian gratis warga dapat membeli buah durian di pedagang dengan harga yang terjangkau.

Sementara itu Bupati Klaten Sri Mulyani dalam sambutannya mengapresiasi dengan digelarnya festival durian di Desa Randulanang, Kecamatan Jatinom. Dengan festival durian diharapkan nantinya menjadi ikon Kecamatan Jatinom sebagai sentra penghasil buah durian dengan rasa yang lezat di Kabupaten Klaten.

Menurut Sri Mulyani, dengan festival durian diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan warga. Kemudian ke depan agar Pemerintah Kecamatan Jatinom dan Pemerintah Desa Randulanang dapat membangun monumen buah durian di Desa Randulanang sebagai cirikhas bahwa Kecamatan Jatinom sebagai sentra penghasil buah durian di Jatinom.

Namun sejumlah pengunjung mengaku kecelek dan kecewa tak mendapatkan kupon pesta durian.

Salah satu pengunjung asal kelurahan Gayamprit, kecamatan Klaten Tengah, Singgih Aji Prabowo mengaku kecelek tak mendapat kupon untuk ditukar dengan satu buah pack durian. Ia bersama istri dan seorang anaknya sengaja datang ke pesta tersebut berbekal informasi dari media sosial. Ia berharap agar panita menata kembali sistem pembagian kupon dan agar diperbanyak jumlah duriannya.madi

Komentar

News Feed