Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Klaten Terapkan Protokol Kesehatan

968
×

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Klaten Terapkan Protokol Kesehatan

Sebarkan artikel ini

Klaten, faktapers.id – Semenjak pemerintah mulai melakukan penerapan tatanan normal baru, setiap kegiatan saat ini wajib menerapkan protokol kesehatan. Salah satunya sosialisasi empat pilar kebangsaan yang dilaksanakan oleh MPR DPR RI perwakilan Jawa Tengah Dapil V.

Sebelum berlangsungnya sosialisasi, setiap peserta dihimbau untuk melakukan pemeriksaan suhu tubuh dan juga wajib menggunakan masker serta hand sanitizer. Hingga kursi dalam ruang sudah diatur secara berjarak, sehingga peserta dapat duduk lega.

Sejauh ini DPR RI menilai penanganan Covid-19 yang dilakukan oleh pemerintah sudah berjalan dengan baik. Diharapkan semua masyarakat yang terdampak benar-benar merasakan sentuhan pemerintah, mengingat setiap anggaran sudah diserahkan kepada masing-masing daerah untuk dipergunakan sesuai peruntukannya.

Sementara pelaksanaan sosialisasi empat pilar yang berlangsung di Aula Balai Desa Bero, Trucuk ini, merupakan kegiatan tahunan dengan bertujuan untuk memberikan wawasan kepada masyarakat tentang pentingnya Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945.

Anggota DPR RI fraksi PDI Perjuangan, Muhammad Nabil Harun menuturkan, dalam penanganan Covid-19 pemerintah tidak boleh berpuas diri. Pihaknya, selaku fungsi pengawasan menemukan kebijakan yang tumpang tindih.

“Kebijakan di lintas Kementrian yang selalu dipantau dan selalu saya ingatkan pada pemerintah supaya penanganan Covid-19 untuk protokol kesehatan satu pintu,’ katanya kepada wartawan, Minggu (22/6) sore.

Menurut dia, kebijakan Kementrian yang tumpang tindih atau membuat protokol sendiri- sendiri itu yang menjadikan overlapping dan membingungkan masyarakat.

“Pengawasan DPR RI juga ditujukan dalam pembiayaan untuk Covid-19 yang berjumlah ratusan trilyun betul-betul tepat sasaran atau tidak. Termasuk Bansos, penyediaan alat-alat infrastruktur dan lainnya,” terangnya.

Pria yang akrab dipanggil Gus Nabil ini berharap, dalam waktu singkat pendemi ini segera berakhir, karena sesungguhnya kekuatan dalam melawan Covid-19 bukan dari pemerintah melainkan masyarakat itu sendiri.

Sebagai anggota DPR RI, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang selama ini sudah taat dan disiplin membantu bersama melawan Covid-19. (Madi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *