Klaten, faktapers.id – Kegiatan vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat terus dikebut oleh pemerintah melalui peran Desa dan Puskesmas. Hal ini dimaksud untuk membentuk kekebalan komunal (herd immunity) masyarakat.
Salah satunya dilakukan di Desa Gempol, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Pihak pemdes bekerjasama dengan puskesmas setempat melakukan vaksinasi untuk 200 orang.
Kepala Desa Gempol, Edi Supriyanta mengatakan tujuan diadakan vaksinasi massal ini adalah untuk memudahkan warganya beraktivitas, harapannya setelah divaksin masyarakat bisa beraktifitas dengan tenang.
“Hari ini memvaksin 200 lansia. Kita terus lakukan vaksinasi hari ini untuk vaksin pertama, dengan harapan warga melaksanakan kegiatan kemana saja bisa lancar, seperti perjalanan, kerja dan lainnya,” kata dia.
Edi menuturkan, animo masyarakat di Gempol yang mengikuti kegiatan vaksinasi Covid-19 cukup tinggi. Oleh sebab itu ia menargetkan, dalam satu bulan ke depan seluruh warga di desanya sudah divaksin.
“Dengan diadakan vaksin ini masyarakat sangat senang dan semangat luar biasa, bahkan lansia tidak takut disuntik. Selain dekat, alasan warga juga tidak perlu repot cari vaksin diluar,” ujar dia, Senin (13/9/2021).
Kades mengimbau untuk warganya yang belum di vaksin untuk segera menyusul mendaftarkan vaksin. Menurut dia, warga Gempol hingga saat ini baru 50 persen yang sudah di vaksin.
Ditempat yang sama, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Karanganom, Wahyu Adi Pratomo menyebut dalam tiga hari kedepan, pihaknya menyediakan kuota sebanyak 3 ribu vaksin.
“Hari ini kita mencoba melaksanakan 1000 vaksin di tiga titik, salah satunya yang dilaksanakan di kantor desa Gempol ini, yang menampung 2 warga desa yaitu Gempol sebanyak 200 orang dan Soropaten 150 orang,” kata dia.
Titik yang kedua, lanjut Wahyu, di Desa Kadirejo 200 dan Jungkare 150, sedangkan titik ketiga kuota terbanyak di desa Jeblok dengan jumlah kuota 350. Selain itu, besok pagi (Selasa 13/9) di Desa Gledeg akan disiapkan sebanyak 2 ribu vaksin.
“Hari ini kita prioritaskan untuk lansia setelah itu warga dengan usia diatas 18 tahun dengan jenis vaksin Sinovac. Sampai hari ini warga kecamatan Karanganom yang sudah vaksin sekitar 25 persen,” tutup dia. Madi