Headline

Sosial Media Diharapkan Sebagai Marketing Pemasaran Produk Anyaman Warga Bali Aga Banjar

436
×

Sosial Media Diharapkan Sebagai Marketing Pemasaran Produk Anyaman Warga Bali Aga Banjar

Sebarkan artikel ini

Singaraja, Faktapers.id – Lima Desa Bali Aga Kecamatan Banjar/Buleleng kehidupan masyarakat emang sangat menjanjikan, rata-rata masyarakat pegunungan itu bergelut dibidang pengerajin anyaman bambu

Seperti halnya Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar adalah salah satu Desa di kawasan Baliaga, sebelumnya, warga hanya memasarkan hasil produksinya secara manual. Akan tetapi seiring perkembangan jaman, kini generasi muda Desa Sidatama melalui Bamboo Corner Handicraf hasil produksinya dipasarkan melalui via online seperti fecebook , instagram dan blogger. “Kalau dulu tetua kita memasarkan keranjang dan lain sebagainya dengan cara “metanje”. Hasilnya kurang maksimal, nah kita sekarang manfaatkan teknologi untuk memasarkan di jejaring sosila melalui dunia digital,” papar Wayan Ariawan selaku Founder English Corner.

Wayan Ariawan dikenal pria yang berani tampil tanpa modal materi hanya saja mengandalkan tekat berani berbuat demi nama desanya. Saat memberi materi pelatihan kepada generasi muda Desa Sidatapa Minggu (19/9) pukul 10 .00 wita di Galery Bamboo Corner Desa Sidatapa yang dihadiri Ketua Divisi Bamboo Corner Handicraf, Putu Dendi Saputra (22) Kepala Dinas Kominfosanti, Ketut Suwarmawan.

Kendati tinggal di Desa Kaliasem namun lebih sering pulang kekampung halaman Desa Sidetapa selain menjembatani penyaluran sembako, juga mengajarkan perubahan yang lebih baik kepada warganya. Dia berharap, dengan pelatihan Sosial Media Marketing ini para generasi muda setempat mampu bersaing di dunia global dalam hal pemasaran.

Ketua Divisi Bamboo Corner Handicraf, Putu Dendi Saputra dalam paparanya mengatakan bahwa Bamboo Corner Handicraf adalah bagian dari English Corner dalam bidang Pemberdayaan. “Bamboo Corner Handicraf ini sebagai pusat pemasaran hasil kerajinan warga yang sebelumnya hanya home industri saja. Nah dengan marketing via digital ini maka akan lebih mudah dan simpel,” ucapnya.

Kepala Dinas Kominfosanti, Ketut Suwarmawan dalam materinya lebih memfokuskan pemanfaatan untuk menggunakan media sosial sebagai menggaet pemasaran.”Pangsa pasar di medsos itu sangat besar, saya sangat antusias dan bangga generasi muda di Desa Sidatapa membuat pelatihan Sosial Media Marketing ini. Jadi sangat tepat pelatihan ini dengan kemajuan teknologi digital saat ini,” jelasnya. Des

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *