Warga Temukus Geger Temukan Mayat Tergeletak Di Got Pinggir Pantai

IMG 20220625 WA0095

Singaraja.Faktapers.id – Warga pesisir dusun Labuhan Aji Desa Temukus,Banjar Buleleng digegerkan sosok mayat laki-laki tergeletak di got samping kuburan desa setempat

Sebelumnya pemuda tersebut pada Sabtu (25/6) pukul 09.10 wita masih terlihat duduk di pinggir dengan membawa tas, perlengkapan lainya dan makanan saat warga setempat bersih pantai sembari pelepasan tukik. Menurut Kadus Labuhan Aji Dewa Putu Wira saat dikonfirmasi awak media Fakta di TKP mengungkapkan,

“Tadi pagi masih hidup berselimut kain menghadap ke pantai sambil tidur-tiduran. Kepalanya diatas tas seperti tas itu dipakai bantal pas warga gotong royong semua melihat. Nah pukul 11, saya pulang bersama warga. Barusan sudah ada menemukan tergeletak dan meninggal, “jelas Kadus Labuhan Aji

Ketika menginjak pukul 14.00 wita, warga saat melintas dan kaget melihat pemuda tersebut sudah tergeletak di got. Jajaran Polsek Banjar yang menerima informasi beranjak ke TKP bersama Tim opsonal, Inafis Polres Buleleng.

Diketahui pemuda tersebut bernama
Afzulka Rahmandani (33) Asal Kecamatan Teluk Lingga, Kutai Timur,Kalimantan.

Afzulka Rahmandani diduga meninggal lantaran penyakit yang diderita, selain itu rasa haus berjemur dan membawa makanan basi yang sudah berbau busuk.

Kanit Reskrim Polsek Banjar Iptu Putu Mahayasa didampingi Tim Inafis di TKP mengatakan, “masih dalam proses penyelidikan. Sudah kita datangkan tim Inafis untuk memastikan kematian korban. Kalau dilihat dari peristiwa ditubuh korban tidak ada tanda kekerasan. Cuman besar dugaan korban jatuh kegot dari tempat tidur diatas. Semua barang bawaan masih ada seperti tas, baju, makanan cuman sudah basi,”jelas Kanit Reskrim.

Lanjut Iptu Putu Mahayasa, “Hari ini setelah Olah TKP dari tim Inafis mayat korban kita titip ke RSUD Singaraja dengan mobil PMI sembari menunggu keluarga dari Kalimantan,”jelas Iptu Putu Mahayasa. ds

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *