Headline

Sempat Diduga Bentrok Kubu 01 dan 02, Ternyata GPK vs PP di Magelang

1724
×

Sempat Diduga Bentrok Kubu 01 dan 02, Ternyata GPK vs PP di Magelang

Sebarkan artikel ini
Video bentrok massa GPK vs PP di Kota Magelang yang dikira bentrok massa 01 vs 02

Jakarta, faktapers.id – Netizen dihebohkan dengan beredarnya video bentrokan. Disebutkan bahwa video tersebut adalah bentrokan massa 01 vs 02 di Magelang, Jawa Tengah.

Akan tetapi, hal itu tidak benar. Yang terjadi adalah, video bentrok ormas Pemuda Pancasila (PP) dengan Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) di Magelang, Jawa Tengah.

Bentrokan itu sendiri terjadi pada Minggu (21/4/2019) dini hari di Kampung Tidar Baru, Kelurahan Magersari, Magelang.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Agus Triatmaja mengatakan, bentrokan tersebut dipicu lantaran masalah pribadi antar anggota kedua ormas tersebut.

Awalnya, sekitar pukul 01.30 WIB, terjadi keributan antara Junaidi alias Joned dan kawan-kawannya yang merupakan anggota ormas Pemuda Pancasila dengan Heri Prasetyo alias Tiyok anggota Ormas GPK Kota Magelang.

“Kejadian dipicu masalah pribadi dari kedua anggota ormas tersebut,” ujar Agus Minggu (22/4/19) malam.
Perkelahian tersebut lantas memicu massa dari kedua ormas tersebut terlibat bentrok di Kampung Tidar Baru, RW 08, Magersari, Magelang Selatan, Kota Magelang,” kata Agus.

Beruntung aksi tersebut berhasil dikendalikan pihak kepolisian dari Polsek Magelang Selatan yang bertindak cepat.

Petugas pun sampai mengeluarkan tembakan peringatan ke atas untuk melerai kedua massa ormas tersebut.

“Polsek Magelang Selatan memisah keributan tersebut dan membawa orang-orang yang terlibat keributan,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga mengamankan sejumlah orang yang ikut dalam bentrokan tersebut. “Selanjutnya diamankan ke dalam mobil patroli,” sebutnya.

Akibat bentrok massa GPK vs PP itu, sejumlah orang diketahui terluka dan dilarikan ke rumah sakit.

“Karena mengalami luka selanjutnya di bawa ke RSU Magelang untuk mendapatkan perawatan,” imbuh Agus.

Meski sudah berhasil dikendalikan polisi, kedua ormas tersebut masih saling stand by di Kampung Paten dan Kampung Tidar Baru, Magelang Selatan.
Hal ini dikuatkan dengan video yang beredar. Nampak dalam video tersebut, sekelompok pemuda berjalan kaki dengan membawa berbagai pentungan.

“Yang berkembang, keributan dengan saling lempar antara massa GPK dengan ormas PP saat ini sudah dapat dikendalikan,” pungkasnya. uaa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *