oleh

Duh, Ribuan Rekaman di Zoom Meetings Bocor di Internet

Jakarta, faktapers.id – Ribuan aktivitas meeting online di aplikasi Zoom dikabarkan bocor di internet dan bisa ditonton siapa saja.

Dilansir The Washington Post, percakapan itu termasuk rapat virtual soal pekerjaan, terapi online, kelas online hingga pribadi.

Kebocoran ini terjadi karena Zoom menamai setiap rekaman dengan nama yang identik dan disimpan tanpa pengamanan password di sistem cloud Amazon Web Service (AWS).

Hal itulah yang memungkinkan siapa pun bisa menemukan rekaman video conference melalui pencarian search engine.

Ada sekitar 15.000 percakapan online di Zoom yang bisa diakses secara bebas. Klip-klip video itu telah di-upload di platform video streaming seperti YouTube dan Vimeo.

Diketahui, Zoom memang memiliki opsi bagi penyelenggara meeting untuk merekam dan menyimpan keseluruhan meeting di penyimpanan ke server Zoom atau ke mesin komputer mereka.

Zoom telah mengetahui adanya celah yang memungkinkan siapa pun mengakses rekaman pribadi yang disimpan di penyimpanan cloud tanpa password itu.

Namun, tidak diketahui apakah Zoom akan memberikan pengamanan lebih ke depannya untuk file-file rekaman yang disimpan.

“Zoom memberi tahu peserta ketika Host memilih untuk merekam rapat dan menyediakan cara yang aman dan nyaman bagi Host untuk menyimpan rekaman,” kata Zoom dalam sebuah pernyataan, dilansir The Verge.

“Jika Host memilih untuk mengunggah rekaman pertemuan mereka di tempat lain, kami mendesak mereka untuk sangat berhati-hati dan harus transparan dengan peserta rapat,” sambungnya.

Sejak popularitasnya melejit setelah muncul imbauan untuk tetap berada di rumah selama pandemi virus corona (Covid-19), Zoom mendapat berbagai tudingan soal masalah keamanan data pribadi. Aplikasi video conference ini berada dalam pengawasan ketat karena banyaknya kerentanan di platform tersebut.

Baru-baru ini, Zoom baru saja memperbaiki aplikasi di MacOS karena malware, menambal celah pada versi Windows dan menangguhkan integrasi terhadap platform LinkedIn karena Zoom mengekspos profil LinkedIn pengguna.

Zoom mengklaim akan berkomitmen untuk menangguhkan fitur-fitur yang bermasalah selama 90 hari hingga perusahaan bisa memastikan keamanan data dan privasi pengguna. (iam)

Komentar

News Feed