Headline

Ratusan Pasukan Raider 900/SBW Pamtas Papua Jaga NKRI

1509
×

Ratusan Pasukan Raider 900/SBW Pamtas Papua Jaga NKRI

Sebarkan artikel ini
IMG 20200527 WA0026

Singaraja, faktapers.id – Ratusan personil TNI AD Yonif Raider 900/SBW yang tergabung dalam Satgas Pamtas Mobile, Rabu (27/5), diberangkatkan ke Papua untuk pengamanan misi Negara Kesatuan NKRI.

Sebelum bertolak menuju Papua, sebanyak 450 prajurit terlatih itu dilakukan cek prosedur kesehatan untuk memastikan mereka bebas Covid-19.

Komandan Yonif Raider 900/SBW, Letkol Inf Martky Parangin Angin dikonfirmasi faktaers.id, mengatakan, “Itu (bebas Covid-19) persyaratan wajib. Dan untuk tes bebas Covid-19 telah dua kali dilakukan sehingga pasukan yang berangkat ke Papua dipastikan sudah clear dari Covid.”

Keberangkatan pasukan menuju Papua, menurut Letkol Martky, merupakan amanah dalam rangka pengamanan perbatasan di wilayah ujung Timur Indonesia.

“Keberangkatan ke Papua ini merupakan amanah untuk pengamanan perbatasan,” ujarnya.

Selama 9 bulan bertugas di Papua, Letkol Martky bersama pasukannya berharap dapat melakukan tugas-tugas dengan baik terutama soal penanganan Covid-19 yang saat ini tengah menjadi pandemi.

“Kami berharap situasi pandemi Covid-19 bisa segera teratasi,” tandasnya.

Kendati keberangkatan Danyon dalam mengemban tugas negara, namun anak istri yang dilepasnya harus siap menerima walaupun isak tangis menyertainya.

Sementara itu, sebanyak 586 pak buku dan pulpen 57 kotak dibawa untuk anak-anak sekolah di Papua. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Wabup Buleleng, dr.I Nyoman Sutjidra saat upacara pelepasan pasukan di Lapangan Mako Yonif Raider 900/SBW,Banyuasri, Buleleng.

Dalam sambutannya, Wabup Sutjidra mengatakan, tugas pengamanan perbatasan harus dimaknai sebagai amanah kepercayaan, harga diri dan kebanggaan.

Menurutnya, tidak setiap prajurit mendapatkan kesempatan melaksanakan penugasan dengan penuh totalitas semangat pengabdian profesionalisme, dedikasi, disiplin dan rasa tanggung jawab yang tinggi dengan berbekal kemampuan dan keterampilan yang diperoleh selama melaksanakan latihan perang.

“Tugas dan semangat pengabdian yang tulus, sebagai prajuri profesional saya yakin kepercayaan dan kehormatan yang diberikan oleh pimpinan TNI masyarakat bangsa dan negara dapat dilaksanakan sebaik-baiknya,” tandas Sutjidra. des

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *