Headline

New Normal Dinilai Mampu Bangkitkan Pariwisata Bali, Demer Dukung Kebijakan Pusat

555
×

New Normal Dinilai Mampu Bangkitkan Pariwisata Bali, Demer Dukung Kebijakan Pusat

Sebarkan artikel ini
IMG 20200601 WA0063

Bali, faktapers.id – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Gede Sumarjaya Linggih  yang akrab disapa Demer harus bersuara lantang terkait perancangan new normal dari pemerintah pusat, pasalnya Bali merupakan penyumbang devisa hampir 40 persen dari sektor pariwisata.

Pria asal Desa Tajun Buleleng/Bali ini mengungkapkan, pergerakan ekonomi Bali harus segera dimulai dengan mengikuti penerapan protokol kesehatan Covid-19 secara silmutan. Hal ini berdasarkan pertimbangan jika dilakukan hanya satu sisi saja seperti memprioritaskan kesehatan saja maka akan memerlukan waktu yang sangat panjang untuk menstabilkan pariwisata Bali.

“Semua harus berjalan secara simultan tidak bisa kedepankan kesehatan saja karena jika tidak dibuka untuk pariwisata Bali maka akan berdampak panjang, ini bisa 10 tahun kalau mau diselesaikan. Masyarakat Bali kasihan sudah tersiksa di bawah apalagi banyak obyek pariwisata ditutup, banyak pekerja dirumahkan,” ujarnya di Singaraja, Sabtu (31/5).

Perancangan new normal pemerintah pusat nantinya akan ada sosialisasi sebulan sehingga diharapkan bisa diterapkan di masyarakat secara sadar dengan mengacu protokol kesehatan. Menurut Demer, jika perlu aparat Kepolisian dan TNI, pemerintah daerah serta desa adat bisa berperan untuk penjagaan protokol kesehatan seperti di Jakarta.

“Perekonomian tetap dibuka pelan-pelan, bahkan segera tetapi tidak melupakan protokol kesehatan kalau perlu dijaga oleh aparat,” ungkapnya.

Selaku putra Buleleng yang diberi amanat mewakili rakyat Bali di DPR RI ia  memprediksi dalam keadaan new normal nantinya kunjungan pariwisata ke Bali akan mengalami peningkatan seiring diterapkannya protokol kesehatan baik di pesawat atau bandara. Ini karena penerapan social distancing yang mengakibatkan kebijakan perusahaan maskapai hanya mengangkut 50% dari jumlah kapasitas normalnya.

“Nah ini persoalan karena kita juga pekerja pariwisata yang disayangkan nantinya hotel kecil yang mana keadaaan normal sudah berat. Tapi mau tidak mau, suka tidak suka saya berharap kegiatan ekonomi ini mulai saat new normal,” katanya.

Terkait bergulirnya penerapan new normal pihaknya meminta pemerintah daerah maupun pusat segera menyiapkan Bandara Baru di Bali Utara, pasalnya kapasitas Bandara Ngurah Rai dinilai telah penuh.

Airport baru harus segera di bangun, karena kemarin sampai 60 pesawat cancel penerbangannya ke Bali, nah air port yang lama kan sudah penuh. Di mana bandara yang akan dibuat segera di mbangun,” ujar Demer.

Penerepan new normal juga akan berdampak buat masyarakat Bali, sisi lainya pasar yang dibuka tiap hari harus diberlakukan sesuai protokol kesehatan.

“Bila perlu untuk menghindari keramaian batasi jumlah pedagang jika ada lahan kosong fungsikan mereka, jarak mereka diatur, bila perlu lapangan kosong itu digunakan,” jelasnya. (Des)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *