Selasa, September 21, 2021
BerandaDKI JakartaUpaya Dua Babinsa Kodim 0211/TT, Membuat Senyum Ritasi Gea Makin Merekah

Upaya Dua Babinsa Kodim 0211/TT, Membuat Senyum Ritasi Gea Makin Merekah

Jakarta, faktapers.id – Sejak lahir, Ritasi Gea (6), si bungsu dari 5 bersaudara anak pasangan suami isteri, Tengeni Gea (51) dan Dila Waruwu (50), warga Dusun VII Pulau Mursala Desa Tapian Nauli I, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) sudah menderita bibir sumbing.

Kondisi kehidupan orangtua yang pas-pasan, (ayah sebagai nelayan kecil, dan sang hanya seorang ibu rumah tangga-red) dirasa sulit untuk bisa mendapatkan operasi untuk Ritasi Gea.

Pulau Mursala, tempat tinggal Keluarga Ritasi Gea, merupakan pulau terluar dari Kabupaten Tapanuli Tengah yang terletak di sebelah Barat Daya Kota Sibolga. Untuk bisa keluar dari pulau ini, hanya bisa melalui jalur laut dengan menggunakan speed boat dengan waktu tempuh sekira 2 jam.

Kondisi bocah wanita dan keluarganya terdengar dua Babinsa Pulau Mursala, Serma Rahim Panggabean dan Sertu Alfon RH Manurung.

Mengetahui kondisi sulit itu, kedua Bintara dari Satuan Kodim 0211/TT segera menyambangi kediaman keluarga Tengeni Gea.

“Saya hanyalah nelayan kecil, mencari ikan untuk dijual demi makan kami sehari-hari. Isteri saya juga terkadang membantu saya mencari ikan. Tapi, ia juga harus mengurus rumah tangga dan 5 anak di rumah,” ungkap Tengeni Gea memulai kisahnya kepada Serma Rahim Panggabean dan Sertu Alfon RH Manurung.

Singkat cerita, kedua Pasutri itu sangat ingin putri bungsu mereka bisa dioperasi dan terlepas dari cacat lahirnya. Namun, masalah biaya menjadi batu sandungan bagi mereka yang jauh dari kehidupan mapan.

Gayung bersambut, untuk membantunya, Serma Rahim Panggabean dan Sertu Alfon RH Manurung terlebih dahulu mengurus administrasi kependudukan keluarga Tengeni Gea. Mulai dari pembaruan Kartu Keluarga Elektronik, KTP serta mengurus BPJS Kesehatan.

“Kartu Keluarga yang dimiliki Pak Tengeni Gea, masih yang lama, yakni Kartu Keluarga dengan kertas karton dan ketikan manual. KTP mereka juga belum elektronik dan anaknya belum memiliki Akte Kelahiran. BPJS Kesehatan, mereka pun tidak terdaftar,” terang Serma Rahim Panggabean didampingi Sertu Alfon RH Manurung.

Puluhan jerigen bahan bakar minyak speed boat dihabiskan untuk armada yang mereka pakai dalam waktu hampir sepekan untuk bolak-balik menuju Kota Sibolga – Pulau Mursala, selanjutnya menuju ke Pandan, Pusat Ibukota Kabupaten Tapanuli Tengah.

“Kami harus bergantian melakukan pengurusan, sebab harus ada yang tetap berjaga di Pos Pulau Mursala. Di Pos ini, kami juga bertugas menjaga hutan Pulau Mursala dari tangan-tangan perusak hutan, yang berupaya menebang hutan untuk mengambil kayunya,” tambah Komandan Pos Pulau Mursala itu.

Al hasil, kerja keras dan niat tulus membantu warga yang mengalami kesulitan membuahkan hasil yang terang benderang. Semua administrasi yang diperlukan selesai sesuai harapan. Dan, harapan agar Ritasi Gea bisa dioperasi dapat terwujud.

Kedua orangtua Ritasi Gea, kaget, seakan tak percaya mendapat kabar bahagia itu. Dila Waruwu, ibu Ritasi Gea segera mempersiapkan diri, untuk perjalanan keberangkatan menuju Kota Sibolga.

Secara bergantian, personil Babinsa Kodim 0211/TT memberikan pendampingan. Mulai dari masa pra operasi, operasi hingga pasca operasi. Seluruh biaya keperluan Ritasi Gea dan ibunya, juga ditanggung oleh Babinsa yang bertugas di Pulau Mursala itu.

Operasi bibir sumbing berjalan lancar dan baik. Ritasi Gea kini telah berubah menjadi gadis kecil dengan senyuman indah menawan di wajahnya karena wajah dan bibir Ritasi Gea tampak normal.

Selanjutnya, Babinsa Serma Rahim Panggabean dan Sertu Alfons RH Manurung melaporkan situasi yang terjadi kepada Komandan Kodim 0211/TT, Letkol Inf Dadang Alex, S.Sos.

Dandim 0211/TT memberikan apresiasi kepada kedua Babinsa jajarannya itu. Menurutnya, sebagai Babinsa harus peduli dan mengerti keadaan, serta kondisi warga binaan. Babinsa harus berbuat yang terbaik untuk warga, agar bisa dicintai dan dirindukan.

“Babinsa jangan bangga jika ditakuti oleh masyarakat. Babinsa bisa berbangga, jika ia dicintai dan kehadirannya dirindukan warga,” tegas Letkol Inf Dadang Alex, S.Sos.

Caranya, lanjut orang nomor satu di Kodim 0211/TT itu, Babinsa harus memahami situasi dan kondisi warga, mendengar keinginan warga dan berbuat yang terbaik untuk harapan dan keinginan warga.

“Jika Babinsa sudah melakukan itu, maka warga akan selalu mencintai dan selalu merindukan kehadiran Babinsa. Maka segala tugas kewilayahan Babinsa, akan dapat terwujud dengan baik dan lancar,” terang Dadang, Perwira TNI-AD Lulusan Akademi Militer Tahun 1999 itu, sambil menyebutkan hal itu sudah ditunjukkan kedua anggotanya.

Dalam kunjungannya meninjau pelaksanaan vaksinasi dosis kedua di Pulau Mursala, Sabtu (31/7/21), Danrem 023/KS, Kolonel Inf Febriel Buyung Sikumbang didampingi Ketua Persit KCK Koorcab Rem 023/KS PD I/BB, Ny Ina Febriel B Sikumbang, memberikan kejutan indah buat Ritasi Gea.

Gadis kecil yang cantik dengan senyuman berseri itu, mendapat bingkisan dari orang nomor satu di Korem 023/Kawal Samudera itu.

“Terima kasih Bapak Danrem 023/KS dan Ibu Ketua Persit atas perhatian dan bantuannya. Semoga mendapat balasan dari Tuhan,” ungkap Dila Waruwu didampingi putrinya Ritasi Gea, yang tampak bahagia dengan wajah berseri. Her

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments