Asrena Pangkolinlamil : Curahkan Seluruh Daya Upaya Meningkatkan Kinerja Satuan

IMG 20220524 WA0011

Jakarta, faktapers.id – Pertama kali sejak pandemi Covid-19 mereda dan Pemerintah mulai melonggarkan beberapa aktifitas, Komando Lintas Laut Militer mengadakan apel gabungan dan upacara penaikan bendera yang diikuti oleh seluruh prajurit dan PNS Kolinlamil di lapangan Mulyono Silam, Senin (23/5/2022).

Bertindak sebagai penerima apel sekaligus inspektur upacara Asisten Perencanaan dan Anggaran Pangkolinlamil Kolonel Laut (P) Kunto Tjahjono. Hadir pula dalam upacara penaikan bendera tersebut para pejabat utama dan kepala satuan kerja jajaran Kolinlamil.

IMG 20220524 WA0012

Asrena Pangkolinlamil dalam amanatnya menyampaikan bahwa upacara bendera diselenggarakan sebagai cara untuk menunjukkan rasa nasionalisme terhadap bangsa dan negara. Upacara bendera yang dilaksanakan pertama kali sejak kasus penyebaran pandemi mulai mereda ini dapat dimaknai sebagai momentum untuk bangkit dari keterpurukan sebagai dampak dari pandemi Covid-19 yang melanda negeri ini sejak 2 tahun terakhir.

“Sesuai tema hari kebangkitan nasional yang kita peringati beberapa hari yang lalu, kita harus bangkit. Curahkan seluruh daya upaya kita untuk meningkatkan kinerja satuan.” tandas Asrena Pangkolinlamil.

IMG 20220524 WA0010

Sebelum mengakhiri amanatnya Asrena Pangkolinlamil sebagai leading sector bidang perencanaan dan anggaran di Kolinlamil menghimbau kepada seluruh prajurit, khususnya satuan kerja penerima DIPA untuk tepat waktu dalam penyerapan anggaran dan mewaspadai dinamika perubahan anggaran di tahun berjalan serta harus konsistensi untuk melaksanakan pembangunan Zona Integritas sesuai koordinator bidang.

Menindaklanjuti instruksi dari Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, Panglima Komando Lintas Laut Militer Laksda TNI Erwin S. Aldedharma mengajak seluruh prajurit dan PNS Kolinlamil untuk selalu berkarya dan berfikir ‘out of the box’ demi peningkatan kinerja satuan jajaran Kolinlamil. Berani berubah menjadi lebih baik dengan meninggalkan budaya rutinitas yang tidak produktif. Han

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *