Awas…!!! Aksi Jambret Semakin Marak, Kali Ini Wilayah Panji Sukasada jadi Sasaran

IMG 20220523 WA0003

Singaraja, Faktapers.id -Ketut Sukreni ,(44) perempuan asal Banjar dinas Bangah, Desa Panji, kecamatan Sukasada Buleleng menjadi sasaran jambret.

Korban yang keseharian bekerja di Jln raya desa Panji depan T&T Loudry dusun Bangah desa Panji harus kehilangan barang berharganya

Kala itu Sabtu (21/5) pukul 10.00 wita , korban saat sedang mengendarai sepeda motor Honda Beat warna putih merah DK 5523 ZN melaju ke utara hendak pulang kerumah, datang seorang laki-laki dari arah bersamaan tanpa disadari kemudian pelaku menyalip dan memepet korban menggunakan SPM jenis Vario.

Korban melaju secara pelan, kesempatan itu dipergunakan pelaku tiba- tiba dengan replek menarik perhiasan kalung emas yang digunakan korban dileher sehingga korban (Sukreni ) terkejut dan terjadi perlawanan tarik menariak. Sayang korban kalah dan kemudian pelaku jambret kabur ke arah selatan dengan membawa kalung senilai 2 juta rupiah

Sayangnya plat motor vario yang digunakan pelaku tidak sempat diingat korban dan kasus ini dilaporkan ke polsek Sukasada

Sisi lain dengan hari bersamaan namun berbeda waktu dan TKP korban Dwi Bayu Arisico asal Desa Banjar yang kini tinggal di Desa Panji Anom Banjar Dinas Tatu Pulu gg.Setrobery, Sukasada melaporkan juga kehilangan barang miliknya berupa 2 unit hp (Oppo dan Vivo) dan celengan tempat menyimpan uang digondol maling.

Nilai dalam kondisi ekonomi sekarang ini hilang 2 unit hp kerugian 3,7 juta dan uang 300 ribu terbilang cukup besar.

Hilangnya barang korban berawal saat membeli makanan keluar rumah karena HP lobet dicas didalam rumah 1 dikamar yang lagi 1 di ruang keluarga. Kembali dari membeli makanan suami korban langsung membuat kerajinan bonsai diteras rumah dan istri korban mengambil hp kedalam kamar malah tidak ada, bahkan sebagian isi rumah diberantakin oleh pencuri

Kapolsek Sukasada Kompol Made Agus Dwi Wirawan saat diminta keteranganya dengan adanya aksi kejahatan di wilayahnya menegaskan,

“Kami sudah gelar anggota pada jam-jam rawan, baik di wilayah shortcut dan tempat lainya.
Namun menyikapi trend ini kejahata jalanan ini kita evaluasi sedikit, dengan menambah penempatan pers pakaian dinas disiang hari pada ruas jalan desa panji, sambangan dan sekitarnya, begitu juga tim opsonal ,”ujar Kompol Agus.

Lanjut Kompol Agus Dwi, pihaknya akan memberikan arahan ke personil untuk selalu bergeser-geser lokasi sehingga tidak terdeteksi oleh pelaku kejahatan jalanan,”jelasnya. ds

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *