Tak Lama Lagi, Musholla Al Mundzir di Kantor Kelurahan Cipulir, Jakarta Selatan Selesai

IMG 20220602 WA0027

Jakarta, faktapers.id – Untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan dalam beribadah, Lurah Cipulir, Jakarta Selatan, Abdul Rahman Effendi, SE segera menyelesaikan pemugaran Mushollah Al Mundzir yang berada di pojok kiri halaman depan Kantor Kelurahan Cipulir, Kecamatan Kebayoran lama, Jakarta Selatan.

Kini, proses pemugaran Mushola Al Mundzir yang dimulai sejak 3 (tiga) bulan lalu itu sudah mencapai 90 persen, hanya tinggal pemasangan kaca jendela, alat pendingin udara dan finishing (penyelesaian akhir) saja.

Namun bangunan rumah ibadah yang kokoh dan layak pakai untuk sholat dan beribadah lainnya itu tak begitu saja berdiri. Sebuah cerita melekat melatar belakangi berdirinya Musholla yang sekitar 5 (lima) tahun yang lalu sudah bertengger di lokasi itu. Sebelumnya, Musholla berbentuk ala saung dari bahan kayu dan bambu itu bernama Al Amin.

IMG 20220602 WA0028

“Saat saya berkantor 9 (sembilan) bulan yang lalu. Kantor ini kelihatan kumuh. Langsung saya rapihkan dengan mengajak temen-temen PPSU (Penanganan Prasarana dan Sarana Umum) untuk membersihkan. Termasuk mengecet dan menata ulang sedemikian rapi ruangan sendiri. Namun, ketika melihat mushola ‘saung’ yang ada sejak jaman Lurah Adi itu dindingnya sudah rusak dimakan rayap, bocor dan banyak nyamuk, saya punya pemikiran untuk merenovasi dan memugar musholla ini dengan bangunan permanen,” terang Abdul Rahman Effendi mengisahkan sambil menunjukan bangunan Musholla dari ruang kerjanya, Kamis, (2/6/2022).

Ahasil, usai mendapat bantuan dana sebanyak 4 (empat) juta rupiah dari Masjid Baitul Munir yang berada dalam lokasi pasar Cipulir dan dari Baznas (Bazis) Kota Administrasi Jakarta Selatan sebanyak 50 juta, kami awali dengan membongkar dan mulai proses pemugaran mushola tersebut.

“Dengan Bismillah dan membaca doa bersama-sama DKM (Dewan Kesejahteraan Masjid), dengan uang modal 54 juta, Insyaa Allah musholla ini bisa jadi. Namun, dalam perjalanan proses pemugaran, dana yang dibutuhkan sudah mencapai 250 juta rupiah dan masih diperlukan sejumlah dana untuk menyelesaikannya,” Imbuh Abdul Rahman optimis.

Sejalan dengan masa pemugaran, Musholla “Saung” Al Amin itu pun berubah nama menjadi Musholla Al Mundzir yang berarti “Pemberi Peringatan”.

“Insya Allah Musholla Al Mundzir menjadi lebih kokoh. Sehingga setelah pembangunannya selesai masyarakat dan jamaah di Kelurahan Cipulir bisa beribadah dengan fasilitas yang lebih baik.

Tak lupa, Abdul Rahman Effendi pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada Baznaz (Bazis) Jakarta Selatan, para Ustadz dan Kyai, tokoh masyarakat, warga sekitar beserta seluruh masyarakat yang turut berdoa dan berpartisipasi dalam pembagunan Musholla Al Munjir ini.

“Semoga Musholla ini bermanfaat dan membawa kebaikan untuk jamaah dan masyarakat sekitar. Dan semoga kebaikan dan amal shodaqoh semua pihak diterima dan dicatat sebagai amal jariah oleh Allah Subhanahuwataala,” pungkas Abdul Rahman. Her

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *