Sutradara dan Penulis Naskah Film Terkenal dari Malaysia, Dato’ Prof Ts A Razak Mohaideen Berbagi Ilmu Kepada Mahasiswa Universitas Amikom

IMG 20220802 WA0019

Yogyakarta, Faktapers.id – Sutradara dan penulis naskah film terkemuka dari Malaysia, Dato’ Prof Ts A Razak Mohaideen, berbagi kepada Mahasiswa-mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta Dalam acara seminar internasional bertajuk Visiting Professor ‘Movie Directing & Screenwriting”.

Dato Razak sendiri sejak tahun 1996 hingga saat ini sudah menghasilkan 46 film. Produktivitas Dato Razak dalam berkarya di dunia film ini membuat namanya tercatat dalam Malaysia Book of Records sebagai akademisi yang paling banyak menyutradarai film.

Dalam acara seminar internasional bertajuk Visiting Professor ‘Movie Directing & Screenwriting” (25/7), Dato Razak menyampaikan tentang bagaimana perjalanan kariernya yang begitu produktif dalam dunia perfilman.

Beliau juga berbagi tentang bagaimana cara penyutradaraan dan strategi untuk membuat naskah film yang menarik.

Di Cinema Amikom, Dato Razak juga menayangkan film horror-komedi terbarunya yang berjudul, Hantu Tenggek. Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Yogyakarta yang mengikuti seminar tersebut berkesempatan menyaksikan screening perdana film ini, karena filmnya sendiri baru akan tayang di Malaysia pada bulan Desember mendatang di Bioskop.

Film ini berkisah tentang lima orang pemuda-pemudi yang menawarkan jasa pemburu hantu, namun sebenarnya mereka adalah penipu yang ingin mendapatkan uang lebih cepat dan banyak. Aksi Penipuan tersebut ternyata berujung seram, karena ternyata terdapat hantu tenggek betulan yang ada di lokasi.

Manurut Dato Razak, Film ini merupakan pembelajaran bagi orang yang hidup instan. Ingin cepat kaya namun menipu orang lain. Dalam hidup berlaku karma. Perbuatan baik yang dilakukan baik juga yang didapatkan. Menipu dengan skenario negatif maka yang negatif itu juga akan menghampiri mereka.

Dalam kesempatan tersebut, Dato Razak juga memotivasi Mahasiswa Amikom untuk bisa terus belajar dan berkarya.Menurut beliau, kalau mau jadi pengarah film harus terus berkarya. Bisa mulai dari kamera smartphone untuk membuat short video sebagai permulaan di Platform digital. Terus berkarya, hingga video yang dibuat bisa menghasilkan kesan kepada audience, hingga nantinya karya-karya tersebut bisa membuka peluang ke dunia film yang lebih luas lagi.

Dalam Seminar tentang ‘Movie Directing & Screenwriting” tersebut, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Yogyakarta juga belajar proses “Creative Directing” dari Sutradara dan Penulis naskah Film “Kinah & Redjo”, yaitu: Prof. Dr. M. Suyanto, MM., dan Hernandes Saranela. Mereka berbagi tentang proses kreatif yang terjadi dlam penulisan naskah dan proses produksi Film ini.

Film “Kinah & Redjo” sendiri merupakan Film layar lebar yang saat ini sedang digarap oleh Universitas Amikom Yogyakarta dan MSV Studio, yang Terinspirasi dari Kisah masa muda juru kunci legendaris Gunung Merapi, Alm. Mbah Maridjan.

Film biopik ini akan mengisahkan tentang kisah cinta Mbah Marijan muda dengan istrinya, Mbah Ponirah, yang diadaptasi dalam bentuk film layar lebar yang rencananya akan tayang di bioskop akhir tahun ini.*/uaa

Respon (1)

  1. Right here is the perfect site for everyone who wants to find out about this topic. You realize so much its almost hard to argue with you (not that I really will need toÖHaHa). You definitely put a brand new spin on a topic which has been written about for decades. Great stuff, just wonderful!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *