Jawa  

Harga BBM Naik, Kades Tumpukan Bantu Warga Pakai Uang Pribadi Hasil Panen Padi

IMG 20220914 WA0017

Klaten, Faktapers.id – Besarnya kebutuhan hidup serta ditambah beban naiknya Bahan Bakar Minyak (BBM) berdampak pada sulitnya ekonomi warga. Kondisi itu membuat seorang kepala desa di Klaten tergerak membantu dengan uang pribadi tanpa harus menunggu bantuan pemerintah.

Suyamto, Kepala Desa Tumpukan, Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah ini menyalurkan bantuan pribadi dari hasil panen padi kepada sejumlah warga terdampak naiknya harga BBM di daerahnya.

“Ini merupakan hasil swadaya pribadi saya, uang itu dari hasil menjual padi 3 patok untuk membantu warga di sini. Dari hasil jual padi, kami salurkan untuk meringankan beban ekonomi warga di masing-masing kepada 70 warga penerima manfaat,” ungkapnya, Rabu (14/9/2022).

Menurutnya, dampak kenaikan BBM tidak hanya dirasakan oleh masyarakat di kota saja, hal ini memang terbilang merata. Tidak terkecuali mulai merambah ke desa-desa dengan warga yang berpenghasilan pas-pasan.

“Bantuan yang disalurkan menyasar ke fakir-miskin, janda, yatim-piatu dan warga difabel. Mereka banyak membutuhkan bantuan, sehingga tidak sedikit dari mereka yang mengandalkan hasil harian ikut terdampak,” terangnya.

Meski demikian, pihaknya akan terus memperhatikan nasib warganya yang kesulitan. Rencana dia, hasil panen padi yang akan datang akan disumbangkan lagi untuk membantu warganya yang kesulitan ditengah himpitan ekonomi saat ini.

“Dengan bantuan yang disalurkan ini semoga bisa bermanfaat dan setidaknya sedikit membantu meringankan warga yang tidak menerima bantuan dari pemerintah. Kami sangat senang dan ikhlas membantu warga dan bisa menyenangkan mereka,” tandasnya.

Sarinem (65), salah seorang warga penerima manfaat mengaku senang dan berterima kasih atas dedikasi pemimpin desanya itu. Setidaknya, gerakan ini mampu memacu keterbukaan warga lain untuk tergerak dalam hal yang sama.

“Kita berterima kasih kepada pak Kades atas bantuan yang diberikan kepada kami, semoga atas kebaikan beliau Tuhan melimpahkan rejeki yang banyak sehingga warga bisa terus diperhatikan nasibnya,” pintanya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Sarmini (50) warga Dukuh Tumpukan yang sehari-hari bekerja sebagai penjahit ini mengaku sangat senang mendapat bantuan, sehingga bisa meringankan beban ekonomi ditengah sulitnya mencari nafkah.

“Beban hidup semakin banyak apalagi BBM naik otomatis harga semua ikut naik, padahal cari uang makin sulit. Alhamdulillah dapat bantuan dari pak Kades Tumpukan, saya cuma berdoa semoga beliau juga dilancarkan rizkynya,” tukas dia. (Madi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *