Pianis Muda Indonesia, Jonathan Kuo Gelar Tour Resital Piano di Tiga Negara Asean

IMG 20220930 WA0013

Jakarta, Faktapers.id – Pianis muda Indonesia, Jonathan Kuo menggelar Tour Resital Piano di Tiga Negara Asean. Setelah sukses menggelar acara Tour Resital Piano di Steinway Gallery Singapore, sekaligus mengisi acara HUT Kemerdekaan RI di Explanade sebagai soloist pada 22 Agustus lalu itu, Jonathan lanjut menggelar rangkaian tur keduanya, dengan tampilan memukaunya di Goethe-Institut Jakarta, Kamis, (29/9/2022) pukul 19.30 WIB.

Dalam dalam konser itu, pianis penerima penghargaan Concerto Encouragement Award di Waring Piano Competition, Amerika Serikat ini tampil membawakan tiga karya komponis favoritnya. Yaitu, Sonata in D Major, Op. 10, No.3 (Beethoven), Le tombeau de Couperin (Ravel) dan Sonata in A Minor, D.845 (Schubert).

“Ketiganya adalah karya dari komponis favorit saya. Harapannya semoga teman-teman di Singapura, Indonesia dan Malaysia bisa sharing dan menikmati persembahan dan permainan piano saya,” ujar Jonathan Kuo pada konfrensi pers sebelum petampilannya di Goethe-Institut Jakarta.

Untuk “Sonata in D Major, Op. 10, No. 3” dari Beethoven yang dimainkan selama 20 menit diciptakan di Wina di akhir abad ke-18. Di masa itu, karya ini dianggap avant-grande terutama dari segi harmoni hingga struktur komposisinya.

Lanjut ke “Le tombeau de Couperin” karya Ravel yang juga dimainkan selama 20 menit lahir sebagai persembahan untuk kawan-kawan Ravel di Perang Dunia I. Gaya komposisinya mengambil inspirasi Barok Perancis atau musik abad 17 di Perancis.

Sedangkan “Sonata in A Minor, D.845” dari Schubert yang dimainkan selama 35 menit itu, ditulis di Wina kurang lebih seperempat abad kemudian setelah karya Beethoven yang telah disebutkan di atas.

Sebagai penampilan pamungkasnya di Tour Resital Piano di tiga Negara Asean itu, Jonathan Kuo akan menggelar konser di Kampus UCSI Kuala Lumpur, Malaysia pada 6 Oktober 2022.

Jonathan Kuo mengaku, tahun 2022 menjadi tahun terpadat dirinya untuk tampil di sejumlah acara, termasuk Tour Resital Piano di tiga negara ASEAN. Namun begitu, Jonathan selalu bersemangat untuk tampil di Jakarta dengan mempersiapkan lagu-lagu klasik kesukaannya dengan matang di atas panggung. Terhitung sudah delapan konser yang Jonathan lakukan di tahun ini.

“Hingga saat ini, saya terus berlatih dan berusaha mempersembahkan yang terbaik untuk semua pecinta musik klasik,” pungkas Jonathan.

Sementara itu, konduktor sekaligus guru di Konservatorium Musik Jakarta Iswargia R Sudarni mengatakan, terpilihnya tiga negara Asean, yakni; Singapura, Indonesia dan Malaysia merupakan negara yang terdekat secara sosio-ekonomi maupun relasi kepemusikannya.

Selama kurang lebih tiga bulan lamanya, Jonathan berlatih dibawah bimbingan Iswargia dengan tingkat kesulitan yang tinggi. Kegiatan seperti ini merupakan rutinitas seorang seniman musik dan pianis.

“Ini rutin dilakukan Jonathan sebagai seniman musik dan pianis yang tentunya harus terus produktif menggelar konser, di samping untuk mengenalkan diri kepada pecinta musik klasik di Asia Tenggara,” tutup Iswargia. (her)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *