Jawa  

Bupati Klaten Apresiasi Lima Property Sediakan Hunian Layak

IMG 20221011 WA0005

Klaten, Faktapers.id – Bupati Klaten Sri Mulyani meresmikan Kantor Lima Property yang beralamat di Gang Parikesit, Desa Tegalyoso, Kecamatan Klaten Selatan. Ia meminta kepada para pengembang untuk menyediakan perumahan yang layak dan lebih luas.

Peresmian Kantor Lima Property ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Klaten, didampingi Direktur Utama, PT Lima Property, Nanang Tri, dan sejumlah pejabat dilingkungan Pemkab Klaten serta Jajaran Direksi dan Pemasaran PT Lima Property. Usai peresmian kantor dilanjutkan penandatanganan prasasti kemudian peninjauan unit rumah di D’Meera Town House Klaten.

“Apresiasi saya berikan kepada Lima Property yang ikut andil dalam mendapatkan hunian yang layak, saya meminta pengembang melihat kembali lokasi, tata letak dan kondisi di Klaten, tata ruang sudah diperedakan, RSD juga kita usulkan untuk direvisi,” kata Bupati Klaten, Sri Mulyani kepada awak media usai peresmian Kantor Lima Property.

Tidak hanya itu, Sri Mulyani juga meminta kepada pengembang untuk menyediakan hunian yang lebih luas dan keren. Saat ini Pemkab juga sudah mengajukan permintaan kepada Kantor ATR/BPN untuk mengijinkan penggunaan lahan untuk perumahan minimal 5 hektar.

Ditempat yang sama, Direktur Utama PT Lima Property, Nanang Tri mengungkapkan Lima property menawarkan perumahan Premium Class, rata-rata berada di tengah kota sehingga sangat strategis. Rumah yang ditawarkan di Lima Property ini mulai dari kisaran Rp700 juta hingga Rp1,3 Milyar.

“Premium Class karena selain berada di tengah kota, dengan kualitas spesifikasi terbaik, saat ini yang sudah tersedia di Desa Tegalyoso ada 6 unit, di Desa Sekarsuli ada 8 unit dan beberapa lokasi lainnya yang sudah disiapkan,” ungkapnya.

Nanang menyebut saat ini bisnis property di Klaten masih sangat menjanjikan, hal ini karena banyak lahan yang diterjang tol, sehingga mereka pasti ingin membeli rumah yang baru dengan ganti rugi yang diterima, lahan di Jogja maupun Solo sudah hampir habis, Klaten sebagai lahan alternatif karena berdekatan dengan dua kota besar tersebut.

“Peluang ini kita tangkap dengan menyediakan perumahan premium class, karena saya yakin masyarakat Klaten sudah banyak yang mampu membeli rumah yang layak huni dan mewah,” ujarnya. (Madi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *