Jawa  

Alami Kerugian di Masa Pandemi, Kini BPR BKK Tulung Melejit Aset Capai Rp122 Milyar

IMG 20221214 WA0074

Klaten, Faktapers.id – Meskipun kondisi angka non performing loans (NPL) atau kredit macet di PT BPR BKK Tulung ini masih dinilai tinggi namun Perseroda tersebut dapat mencapai target kenaikan aset pada tahun 2022 mencapai Rp122 Milyar.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama (Dirut) PT BPR BKK Tulung, Agung Hernowo, usai kegiatan Semarak Undian Tamades 2022 di gedung Sunan Pandanaran, Klaten, Jawa Tengah, Rabu (14/12/2022).

”Untuk NPL angka kita masih tinggi yakni 18 persen, hal ini karena terdampak pada kerugian yang dialami pada tahun-tahun yang lalu karena dampak pandemi Covid-19, target tahun depan NPL kami menurun berada di bawah 10 persen,” kata dia.

Meski NPL masih tinggi menurut Agung, PT BPR BKK Tulung meningkatnya aset malahan melebihi target yang ditetapkan yakni mencapai Rp122 Milyar, sedangkan kenaikan laba cukup signifikan.

Sampai bulan November ini, kata Agung, laba yang sudah dibukukan sebesar Rp2 milyar lebih atau mencapai 7 persen. Hal ini sudah sesuai dengan target rencana bisnis yang sudah diprogramkan.

“Kita pernah mengalami kerugian yang cukup besar yaitu sekitar Rp2,3 Milyar, maka laba tahun 2021 dan 2022 ini untuk menutup kerugian yang dialami tahun sebelumnya,” ucapnya.

Sementara Wakil Bupati Klaten, Yoga Hardaya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada manajemen PT BPR BKK Tulung yang pada tahun ini bisa menyelenggarakan undian Tabungan Masyarakat Desa (Tamades)

”Dengan menyelenggarakan undian Tamades ini bisa diartikan PT BPR BKK Tulung saat ini memiliki manajemen yang baik, Bank dalam kondisi sehat, kinerja yang bagus, profesional dan dipercaya masyarakat,” pungkasnya. (Madi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *