Bali

Tingkatkan Kapasitas SDM Guru, Excellent Star Quality Klaten Gelar Bimtek Bahasa Jawa Jenjang SD

589
×

Tingkatkan Kapasitas SDM Guru, Excellent Star Quality Klaten Gelar Bimtek Bahasa Jawa Jenjang SD

Sebarkan artikel ini
IMG 20221209 WA0110

Klaten, Faktapers.id – Guna meningkatkan program pelestarian budaya daerah. Excellent Star Quality bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten mengadakan kegiatan Bimbingan Tehnik (Bimtek) Peningkatan Kapasitas SDM Guru Mapel Bahasa Jawa jenjang Sekolah Dasar.

Direktur Excellent Star Quality Kabupaten Klaten, Dwi Harjaka menjelaskan, kegiatan Bimtek ini bertujuan untuk mengenalkan dan melestarikan budaya serta sastra khas Jawa Tengah khususnya bahasa jawa bagi para tenaga pengajar.

“Kegiatan dilakukan selama dua hari yang dimulai pada tanggal, Kamis (08/12)-Jumat (09/12/2022) di Aula Gedung PGRI Klaten dengan melibatkan sebanyak 218 orang peserta guru dari masing-masing Koordinator Wilayah (Korwil) Kecamatan se-Kabupaten Klaten,” ungkap dia.

Lebih lanjut, Dwi mengatakan adapun materi disampaikan langsung oleh narasumber pakar bahasa jawa yaitu Prof DR Sugiarto dari Universitas Tidar Magelang. Untuk melestarikan, menurut dia, Dinas Pendidikan Klaten kedepannya bisa memasukkan bahasa jawa sebagai mata pelajaran wajib disekolah.

“Materinya meliputi, teori tata bahasa, wawasan sejarah seni, teori unggah-ungguh basa dan lain-lainnya. Ke depan setelah mengikuti bimtek harapanya siswa SD bisa memahami aksara jawa dan budi pekerti sebagai basic dasar tatanan bahasa,” kata Dwi, Jumat (9/12/2022).

Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Klaten, Yunanta menuturkan tindak lanjut dari pelatihan ini yakni pengaplikasian teori dan pemahaman akan dilakukan di setiap kecamatan melalui para perwakilan.

“Rata-rata peserta merupakan guru Seni Budaya dan Keterampilan (SBK). Dimana nantinya mereka akan melakukan pengenalan materi serupa di setiap wilayahnya. Dengan tujuan penyebarluasan paparan pembahasan kompetensi,” ungkapnya.

Sambung Yunanta, melalui program bimbingan ini diharapkan, terdapat peningkatkan pelestraian budaya khususnya dari Jawa Tengah di satuan lembaga pendidikan di Klaten.

“Outputnya akan terlihat di berbagai kegiatan peserta didik, baik yang berjenis akademik seperti model pembelajaran dalam kelas. Atau aplikasi softskill seperti perlombaan seni FLS2N, hingga pasanggiri yang diadakan tiap tahunnya,” harapnya.

Sementara itu, salah satu peserta peserta bimbingan dari SD Negeri 1 Kotesan Prambanan, Wahyurini mengaku senang sekali mengikuti bimtek tersebut. Ia mengatakan akan mempraktekkan ke anak didiknya, alasannya siswa sangat menyukai pelajaran bahasa jawa.

“Anak-anak disekolah kami lebih menyukai bahasa jawa daripada bahasa Indonesia. Terlebih seringnya siswa berprestasi ditingkat Kabupaten Klaten dalam lomba aksara jawa. Kesulitan yang dihadapi yaitu bahasa kromo inggil, kalau huruf jawa mereka lebih menguasai,” tandas dia. (Madi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *