Jabodetabek

Pedangdut Rhoma Irama Hadiri Giat Donor Darah di Markas PMI Jakarta Selatan

×

Pedangdut Rhoma Irama Hadiri Giat Donor Darah di Markas PMI Jakarta Selatan

Sebarkan artikel ini

Jakarta, faktapers.id – Raja Dangdut, alias Pedangdut Kondang, Rhoma Irama menghadiri Rangkaian giat bulan bakti Milad Ke-10, FORSA (Fans of Rhoma Irama dan Soneta Group) pada kegiatan donor darah bagi anggota Forsa yang tersebar di 5 (lima) wilayah Provinsi DKI Jakarta.

Acara donor darah yang diikuti seratusan pendonor darah angora Forsa ini bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Selatan.

Rhoma Irama, pedangdut legendaris yang juga Ketua Dewan Pembina Forsa mengatakan, donor darah merupakan hal yang sangat baik karena memiliki dampak imbal balik bagi kehidupan manusia. Untuk orang yang sakit, darah itu sangat membantu untuk usaha kesembuhannya. Sedangkan untuk pendonor, darah itu sangat membantu kesehatan sang pendonor.

“Soal darah ini, saya punya pengalaman. Ketika saya melakukan kontrol kesehatan, dokter mengatakan kalau HB darah lebih tinggi sehingga perlu dikurangi. Sementara donor darah untuk usia saya ini sudah tidak bisa. Saya harus cari akal, akhirnya saya melakukan bekam untuk mengurangi darah dalam rangka untuk kesehatan. Jadi untuk penerima donor In Syaa Allah sehat, yang mendonorkankan darah In Syaa Allah sehat juga,” papar Rhoma Irama dalam sambutannya di Markas PMI Jakarta Selatan, di Jalan Condet Pejaten No.9A, Jakarta Selatan, Sabtu, (18/3/2023).

Ditempat yang sama, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Selatan (Jaksel), Abdul Haris mengatakan, kolaborasi antara PMI Jakarta Selatan dengan Forsa akan terus berkesinambungan setiap tahun. Menurut Haris, PMI Jaksel siap menerima syuhada forsa untuk menyumbangkan darahnya.

“PMI Jakarta Selatan selalu siap menerima syuhada Forsa yang ingin mendonorkan darahnya. Jangan hanya setahun sekali, mungkin bisa setiap tiga bulan sekali. Sebab PMI sangat membutuhkan stok darah untuk membantu masyarakat yang memerlukannnya. Karena setetes darah sangat membantu sesama,” papar Abdul Haris.

Haris juga mengatakan hal tersebut belaku juga untuk seluruh masyarakat umum yang ingin melakukan donor darah di markas PMI Jakarta Selatan sejak pagi hingga malam. Bahkan, untuk memenuhi kebutuhan stok darah Haris harus melakukan trobosan. Termasuk kebutuhan stok darah di bulan Ramadhan. Karena menurut Haris, jumlah permintaan stok darah selama bulan puasa Ramadhan tidak mengalami penurunan. Sedangkan jumlah pendonor darah mengalami penurunan.

“Oleh karena itu, selama bulan Ramadhan kami akan menjemput bola untuk berkolaborasi dengan Masjid-masjid untuk menggelar kegiatan donor darah. Kegiatan dilakukan usai sholat Tarawih. Alhamdulillah sejumlah masjid sudah bersedia melakukan progam donor darah dimalam hari tersebut,” imbuh Haris.

Sementara itu, Ketua DPP Forsa, H. Kuswanto mengatakan, Forsa akan terus berkolaborasi dengan PMI untuk melakukan giat donor darah. Sebab hal tersebut merupakan kepedulian Forsa terhadap sesame untuk saling membantu dan berbuat kebaikan.

“Giat donor darah ini merupakan giat ke-dua. Sebelumnya sudah kami lakukan donor darah serentak se-indonesia pada 12 Maret lalu di 8 (delapan) provinsi mulai dari Provinsi Banten, Riau, Bali, hingga Jawa Timur. Dan sekarang dilakukan di 7 (tujuh) provinsi termasuk DKI Jakarta di Jakarta Selatan ini. Jadi Forsa sudah melakukan giat donor darah di 15 provinsi. Mudah-mudahan nanti akan berkembang lagi,” papar Kuswanto.Pada kesempatan itu, Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta, Rustam Effendi mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi setinggi-tingginya untuk anggota Forsa dan masyarakat Indonesia yang telah menyumbangkan darahnya.

Menurut Rustam, selain bisa menyelamatkan orang lain, donor darah juga bisa memberikan manfaat kesehatan tersendiri bagi tubuh manusia. Sebab menurut Rustam, setiap usai donor, maka sel darah akan diperbarui lagi.

“Selain slogan setetes darah bisa menolong jiwa manusia lain, mungkin bisa di gaungkan lagi slogan atau pengertian lain. Sebab ada nilai plus untuk tubuh kita sendiri usai berdonor. Karena usai donor maka sumsum tulang belakang kita akan akan mereproduksi baru sel-sel darah kita. Darah lama yang kita keluarkan akan diganti dengan yang baru. Bayangkan kalau kita tidak melakukan donor darah. Maka selama itu pula sel-sel darah kita tidak berganti. Untuk laki-laki bisa dilakukan setiap dua bulan sekali sedangkan untuk perempuan bisa dilakukan setipa tiga bulan sekali,” papar Rustam.

Selain dihadiri anggota Forsa seluruh wilayah DKI Jakarta, giat donor darah tersebut juga dihadiri pula oleh perwakilan dan jajaran Kecamatan Pasa Minggu, Polsek Pasar Minggu dan tamu undangan lain.

(HW)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *