Headline

Diduga Supir Mengantuk, Bus Pariwisata Tabrak Mobil Tangki Air di Tol Cipali

2727
×

Diduga Supir Mengantuk, Bus Pariwisata Tabrak Mobil Tangki Air di Tol Cipali

Sebarkan artikel ini
FB IMG 1556117032041

Majalengka, faktapers.id – Telah terjadi kecelakaan di ruas Tol Cipali, tepatnya di KM 172 jalur B, Kabupaten Majalengka, antara bus pariwisata dan mobil tangki air pada Rabu (24/4/19) sekitar pukul 14.30 WIB. Dugaan sementara akibat supir bus pariwisata dalam keadaan mengantuk.

Hal tersebut  disampaikan Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono, melalui KBO Satlantas, Iptu Erik Iskandar, bahwa kecelekaan bermula saat bus pariwisata bernomor polisi B 7275 WAA menabrak mobil tangki air milik PT LMS berplat B 9111 JK.

Dia menjelaskan, akibat kecelakaan ini tiga orang penumpang luka berat, masing-masing satu penumpang bus dan dua lainnya penumpang tangki yang tengah menyiram serta tujuh orang penumpang bus mengalami luka ringan.

Menurut Erik, insiden tersebut bermula ketika kendaraan bus datang dari arah Cirebon menuju Jakarta, namun setibanya di TKP, diduga kendaraan bus yang dikemudiakan oleh Yuli Ariyanto (36) warga Desa Kejawar, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, dalam keaadan mengantuk.

Baca Juga  Polsek Jatiwangi Bekuk Perempuan Pencuri HP 

Sehingga mengakibatkan kurang antisipasi dan langsung menabrak truk tangki yang sedang melakukan penyiraman tanaman di medan jalan tersebut.

Akibat peristiwa itu, posisi akhir kendaraan tangki di medan jalan yang semula menghadap barat menjadi ke arah utara akibat kerasnya benturan.

“Sedangkan identitas pengemudi belum diketahui dan saat ini kasus kecelakaan tersebut sudah ditangani Unit Laka Lantas Polres Majalengka. Kemudian para korban langsung kita evakuasi dan dilarikan ke RS Mitra Plumbon untuk menjalani penanganan medis,” ungkapnya.

Sementara itu, akibat adanya kejadian tersebut, arus lalu lintas sempat mengalami kepadatan menjelang lokasi kecelakaan tersebut. Namun, petugas sudah bisa mengurai dan arus lalu lintas di Tol Cipali saat ini sudah kembali normal. Lintong Situmorang

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *