Jalur Tigawasa-Lovina Rawan Laka Lantas, Jangan Ikuti Google Maps

IMG 20220509 WA0049

Singaraja, Faltapers.id –Rawanya laka lantas di jalur Desa Tigawasa tepat di Dusun Dangin Pura menuju arah Lovina selain disebabkan jalur sangat curam juga pengalihan Google Maps yang menilai arah tersebut sangat terbilang dekat.

Seminggu ini di bulan Mei 2022, 3 mobil terjadi laka lantas , 1 korban jiwa warga dari Bogor Utara bernama Martin Davio Une Putty mengemudikan mobil jenis Fortuner F 1418 CI berisi penumpang 6 orang Minggu (1/5) pukul 17.30 wita mendadak blong dan terguling kejurang langsung di kebun warga.

IMG 20220509 WA0050Begitu juga mobil lainya jatuh kejurang dan menabrak tiang listrik beruntung tidak ada korban jiwa.

Kepala desa Tigawasa Made Suwadarmayasa tidak bisa berbuat banyak kendati instansi terkait telah beberapa kali dihubungi untuk menstabilkan jalur tersebut, “Kami sudah pernah mengusulkan lampu penerangan jalan sama Marka jalan ke dinas terkait,tetapi sampai saat ini belum terealisasi dan juga pengaman jalan pada titik-titik rawan. Bahkan sudah dilakukan disurvey dari dinas PU dan dinas Perhubungan tetapi masih belum terealisasi,”kata Kades.

Lanjut Suwadarmayasa mengingatkan kepada seluruh pengemudi yang akan menuju Lovina melewati Tigawasa agar tidak mengikuti Google Maps, “Pengemudi dari Desa Wanagiri yang tidak menguasai medan Tigawasa untuk memutar arah kalau bisa, jalan sangat tajam dan sempit tikungan penuh maut. Jangan ambil resiko,”jelas Kades

Kendati dari simpang dusun Congkang jurusan Lovina telah terpasang rambu peringatan jalan tajam dan Googgle Maps tidak berlaku yang dipasang oleh kepolisian Polres Buleleng namun masih saja pengendara tidak melihat pasalnya ditikungan pertama masuk desa Tigawasa masih gelap tanpa lampu penerang.

Kasat Lantas Polres Buleleng Iptu Anton Suherman Senin(9/5) di kantor Lantas mengungkapkan meningkatnya laka di Buleleng terutama jalur Tigawasa Lovina,

“Memang beberapa bulan ini ada peningkatan laka terutama di jalur Tigawasa Lovina, yang mana jalur tersebut sangat curam tajam disamping itu lampu penerang jalan jika malam masih minim. Kita segera bersurat dengan pemkab Buleleng untuk membantu mengatasi agar bisa laka lantas sedini mungkin dapat kita tekan,”jelas Iptu Anton.

Selain jalur Tigawasa sering terjadi laka lantas , di wilayah jalur Komodo kota Singaraja juga marak, pihaknya akan berkoodinasi dengan Dishub Buleleng,

“Jalur Komodo juga sering, perlu adanya rambu-rambu lalu lintas berupa lampu Traffic light. Kita bersurat juga dengan Dishub karena ini termasuk jalan provensi dan nasional,”jelas Anton. ds

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *