Penampilan yang Ditunggu Adu Kreatif Lomba Gerak Jalan Kocak Buleleng 

IMG 20220811 WA0024

Singaraja Faktapers.id – Jalan Ngurah Rai (taman Kota Singaraja) sampai finish di pelabuhan Buleleng dipenuhi penonton Lomba gerak jalan kocak kreatif. Sebanyak 15 regu ikut tampil menunjukan ide kratifnya yang digelar Kamis (11/8) siang dalam rangkai Pemkab Buleleng menyambut Hut RI ke 77

Bupati Buleleng dan wakil, Sekda, Dandim Buleleng sertan para pejabat lainya turut hadir memberikan support kepada para peserta

Selain beratraksi di panggung utama, masing-masing regu diberikan kesempatan tampil maksimal 6 menit, dengan kostum yang mereka tampilkan di dalam balutan busana menarik. Warga Buleleng yang menunggu penampilan kocak komunitas Waria dan Gay Singaraja (Wargas) nyatanya tidak ikut tampal disebabkan sesuatu dan lain hal

Ketua Panitia Lomba Putu Nova Anita Putra yang juga selaku Wakil ketua Koni dan aktif di jurnalis mengatakan, seluruh persiapan lomba gerak jalan sudah dipersiapkan jauh-jauh hari. Termasuk informasi persyaratan yang harus dipenuhi peserta. Khusus untuk Wargas, juga sudah sempat berkoordinasi kepada panitia H-5 penutupan pendaftaran. Namun hingga waktu terakhir pendaftaran Wargas tidak ada mendaftarkan diri.

“Mereka sempat datang berkomunikasi menanyakan persyaratan termasuk soal wajib vaksinasi. Kami sudah sangat terbuka sejak saat itu. Bahwasanya kita menekankan akan memfasilitasi vaksinasi bagi anggota regu yang belum. Kami persilahkan mengumpulkan teman Wargas nanti kami antar ke tempat vaksinasi atau mendatangkan tim vaksin ke tempat mereka, tetapi sampai batas akhir mereka tidak mendaftarkan diri,” ucap Nova.

Sementara itu Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana yang hadir menyaksikan lomba gerak jalan kocak dan kreatif merasa berbangga, dengan kreativitas peserta. Dia pun berharap kedepannya setelah Pandemi Covid-19 berlalu, jumlah peserta bisa lebih banyak. “Tahun depan walaupun saya sudah tidak menjabat, lebih banyak peserta yang ikut. Saya rasa gerak jalan kocak ini cukup memberikan hiburan masyarakat Buleleng,” kata Agus Suradnyana. ds

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *