Aksi Pencurian Dirumah Kadus Pegayaman Diwarnai Penebasan, Dua Pelaku JJ Buron Polsek Sukasada

IMG 20220907 WA0000

Singaraja, Faktapers.id- Belum genap menginjak usia enam bulan kasus penganiayaan disertai pembunuhan yang terjadi di Desa Pegayaman , Kecamatan Sukasada, Buleleng.

Kini kembali terjadi dengan kasus penganiayaan di wilayah tersebut, penganiayaan dialami Kadus Banjar Dinas Amertasari Senin (5/9) pukul 02.00 wita waktu dini hari di rumah Kadus Amertasari Ibrohim. Kasus berawal dari pencurian pada Sabtu 29 Agustus 2022 pukul 04.30 wita ada seorang pencuri masuk kerumahnya yang masuk melalui pintu belakang dengan mencongkel pintu. Pada saat itu kedua anaknya bernama Maufik Pranata,(19 ) dan Laili Hinayat, (24) kaget sosok laki-laki lari da nisi warung terkuras habis Rokok hampir 50 bungkus/ 5 slop, Minyak Goreng 1 Dos isi 30 liter kemasan- Gula Pasir 10 kg,- Uang 1 Juta Rupiah, Hp merk Samsung harga 2 juta raib.

Kembali terjadi Senin (5/9) pukul 02.00 wita, Kadus Ibrohim, terbangun mendengar suara risih dirumahnya dan sudah berada di lantai dua dengan menggunakan tangga bantuan akan tetapi pencuri tersebut ketahuan Ibrohim dan meneriaki maling, lalu seorang pencuri memakai topeng turun ke bawah lewat tangga langsung masuk ke pintu depan rumah sampai ke dalam ruang tamu.

Teriakan maling dari Kadus Ibrohim membuat dua pelaku melakukan perlawanan sehingga terjadi baku hantam, saying kedua pelaku menggunakan senjata tajam jenis pedang dan menebaskan langsung lari. Kadus Ibrohim yang terkena sabetan pedang dilarikan anaknya ke RSUD Singaraja untuk mendapat penanganan dan dilaporkan ke Polsek Sukasada

Ibrohim menggalami luka terbuka dengan 30 jaritan harus merintis menahan sakit akibat kejadian yang dialaminya,Dari informasi diketahui dua pelaku di kenal dari ciri- ciri oleh korban diketahui bernama Jailani dan Jamal.

Dua anggota TNI Koramil Sukasada /Polri Polsek Sukasada mendengar warga binaanya mengalami peristiwa langsung bergegas ke TKP dan menjenguknya ke RSUD Singaraja.

Kapolsek Sukasada Kompol Made Agus Dwi Wirawan dikonfimasi membenarkan kejadian tersebut diwilayah desa Pegayaman. Terhadap dua terduga pelaku pihaknya selain masih mendalami juga sudah melakukan pengejaran terhadap Jamal dan Jailani, “Astungkara dapat kita temukan dua orang itu oleh tim opsonal. Kalau nanti dikejar dan tidak menyerah atau lari ya tentu tindakan terukur akan kita berikan,”jelas Agus Dwi Wirawan .

Komplotan JJ ini diduga telah kerap kali melakukan aksinya wilayah jalur shortcut Gitgit –Wanagiri direksi Ket/kantor proyek jln baru/ telah hilang 7 hp di hari pertama. ds

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *