Bali  

Olahraga Hidup Baru, Orhiba Buleleng Gencarkan Sosialisasi Ajak Masyarakat Sehat

IMG 20221212 WA00021

Singaraja, Faktapers.id – Yayasan Olahraga Tunggal Indonesia (YOTI) kini menaungi kegiatan Olahraga Hidup Baru (Orhiba) dan terus digencarkan dan disosialisasikan keberadaanya di Kabupaten Buleleng, bahkan keabsahan YOTI dalam menaungi Orhiba secara resmi dilakukan Minggu 11 Desember 2022 di Krisna Adventure Desa Sambangan Kecamatan Sukasada.

Orhiba dalam naungan YOTI yang telah berbadan hukum melalui pengesahan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia RI nomor AHU-0022746.AH Tahun 2022 merupakan organisasi yang bergerak di olahraga, bahkan pengusulan untuk berbadan hukum telah dilakukan sejak lama dan setelah mengajukan nama Yayasan Olahraga Tunggal Indonesia mendapat pengakuan dari Kemenhumham RI.

“YOTI bergerak dalam bidang Orhiba. Orhiba juga disebut olahraga badan daging dan olahraga tunggal, maka nama yayasan saya adalah yayasan olahraga tunggal karena beberapa saya kirim namanya ke Kemenkumham untuk membuat payung hukum, sebelumnya pengajuan sudah ditolak yang diisi nama Orhiba,” ungkap Dewan Pembina YOTI Buleleng, Kadek Artawan.

Artawan bersama Ketua Umum YOTI Buleleng, I Putu Darmayasa menyebutkan akan semakin gencar untuk melakukan sosialisasi serta mengenalkan Orhiba kepada masyarakat di Kabupaten Buleleng meski saat ini telah memiliki hampir seribu anggota yang tersebar di sembilan kecamatan di Buleleng. “Tergantung juga yang membawakan Orhiba karena bagaimana cara teknik menyebarluaskan Orhiba inilah bagi pembina yang mempunyai skill,” ujar Artawan.

Artawan sangat berharap melalui pengembangan Orhiba yang dilakukan YOTI Buleleng akan memberikan manfaat yang besar bagi kehidupan manusia yang diyakini mampu mencegah dan menyembuhkan berbagai penyakit yang berat.

“Harapan saya karena saya berbagi kasih kepad seluruh umat manusia, karena saya merasakan sudah 27 tahun melaksanakan Orhiba, anak istri saya tidak prnah mengkonsumsi obat, hanya cukup dengan Orhiba. Saya juga merasakan kebahagiaan dan sehat. Inilah saya ingin berbagi, jadi msyarakat itu hidup semua berbekal sehat, dengan sehat bisa memenuhi ribuan harapan,” tegasnya.

Ketum YOTI Buleleng Darmayasa menambahkan, Orhiba atau Olahraga Hidup Baru merupakan salah satu olahraga yang amat sederhana, mudah dan praktis. Olahraga ini juga disebut dengan nama Olahraga Badan Daging Melihat Langit Biru. “Mudah karena gerakannya amat sederhana, dapat dilakukan oleh anak-anak, orang dewasa maupun tua, yang sehat maupun menderita penyakit. Praktis karena dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. Hanya memerlukan waktu kurang lebih 5 sampai 10 menit setiap kali latihan. Biayanya pun murah karena tidak memerlukan pakaian khusus dan perlengkapan tertentu,” ungkapnya.

IMG 20221212 WA00011

Sementara sejumlah warga yang ikut dalam kegiatan Orhiba memberikan testimoni setelah ikut melaksanakan kegiatan tersebut secara rutin, dimana Orhiba memberi harapan bagi pasien yang dinyatakan tidak bisa sembuh. Beberapa penderita penyakit yang oleh dokter dinyatakan tidak memiliki harapan hidup lebih lama karena sakitnya sudah terlalu parah atau tidak ada obatnya. “Saya memilikisakit jantung dan sempat mendapat perawatan di rumah sakit sampai opname, namun setelah ikut Orhiba sampai hari ini saya tidak pernah minum obat lagi, saya sehat kembali,” ungkap Komag Sukerni (46) yang sempat terkena sakit jantung.
Hal senada juga diungkapkan peserta lainya seperti diungkapkan Kadek Santika, Ketut Wariana,Kompyang dan Komang Ayu yang mulai merasakan pentingnya kesehatan diri melalui olahraga Orhiba yang dilakukan secara rutin.
Sementara dalam kegiatan yang berlangsung dengan melibatkan ratusan peserta di Halaman Parkir Krisna Adventure dihadiri Ketua DPRD Buleleng, Gede Supriatna, Ketua KONI Buleleng I Ketut Wiratmaja, Plt Assiten III Setfa Buleleng Gede Sugiarta Widiada dan Kabid Pemuda dan Olahraga Disdikpora Buleleng, Putu Pasek Sujendra bersama sejumlah undangan lainnya. (ds)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *